Notification

×

Iklan

Iklan

Kebiasaan Sehari-hari Yang Dapat Meningkatkan Risiko Flu atau Pilek

Kamis, 03 September 2020 | 11:42 WIB Last Updated 2020-09-03T04:50:22Z
kebiasaan-sehari-hari-yang-dapat-meningkatkan-risiko-flu
Copyright: Freepik

Flu biasa memang bukan kondisi yang serius, namun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seseorang karena gejalanya seperti batuk, bersin, sakit tenggorokan, sakit kepala dan banyak lagi lainnya.

Banyak jenis virus yang menyebabkan flu biasa. Selain itu, ada sejumlah kondisi yang menyebabkan masuk angin pada manusia. Seperti perubahan cuaca, makanan yang tidak dimasak, makan di tempat yang tidak higienis, kontak fisik dengan orang yang terinfeksi, polusi, flu, dll.

Dalam artikel ini, kita akan membahas sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena flu biasa atau pilek.

1. Tidak menjaga kebersihan tangan

Menjaga kebersihan tangan dengan benar adalah aturan utama dan dasar untuk tetap sehat. Ini mengurangi penggandaan mikroorganisme dan mengurangi risiko infeksi. Menurut CDC, tangan harus dibersihkan dengan benar dengan sabun dan air atau pembersih tangan yang mengandung alkohol sebelum makan, setelah menggunakan toilet, atau kapan pun tangan terlihat kotor.

Ini karena kita menyentuh mulut dan hidung dengan tangan beberapa kali sehari, yang memungkinkan patogen masuk langsung ke dalam tubuh kita melalui selaput lendir ini.

2. Naik lift

Elevator atau lift memungkinkan kita untuk mencapai lebih cepat dengan nyaman, tetapi ada beberapa kelemahan. Selalu menggunakan elevator atau lift dapat membuat Anda malas dan berdampak pada kesehatan fisik karena kurangnya pergerakan.

Alasan lainnya, tombol-tombol elevator atau lift banyak yang tersentuh tangan yang terinfeksi. Ini dapat meningkatkan risiko transfer patogen ke tangan Anda, dan kemudian ke tubuh Anda. Elevator atau lift juga meningkatkan kemungkinan infeksi karena ruangan tertutup.

3. Kurang olah raga

Olah raga tidak hanya membantu menjaga lingkar pinggang yang tepat, tetapi juga meningkatkan kekebalan dan fungsi tubuh lainnya. Ini membantu mencegah flu biasa sampai batas tertentu.

Bahkan melakukan olahraga sederhana atau jalan kaki dapat meningkatkan fungsi sel darah putih yang membantu melawan infeksi atau zat asing lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Ini dapat mencegah kita jatuh sakit.

4. Kaki dingin

Cerita masyarakat umum mengatakan bahwa kaki dingin atau dinginnya permukaan tubuh dapat meningkatkan risiko terserang flu. Pasalnya, jika suhu kaki menurun, suhu tubuh juga mulai menurun sehingga membuat tubuh mudah terserang patogen penyebab dingin.

Itulah mengapa disarankan untuk memakai kaos kaki dan menjaga kaki tetap hangat saat musim dingin.

5. Mengkonsumsi alkohol / tembakau

Baik konsumsi alkohol maupun merokok tembakau dianggap buruk bagi kesehatan kita. Keduanya diyakini dapat menekan fungsi sistem kekebalan sehingga rentan terhadap banyak penyakit dan infeksi.

Perokok lebih berisiko terkena flu karena sistem pernapasan mereka terganggu, sementara konsumsi alkohol berlebihan dipandang sebagai imunosupresif oleh para ahli.

6. Tidak mendapatkan tidur yang nyenyak

Durasi tidur yang lebih pendek dan kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan penurunan kekebalan yang signifikan dan membuat kita mudah terserang flu biasa. Mereka juga terkait dengan resistensi yang lebih rendah terhadap penyakit.

Kurang tidur menyebabkan penurunan sel pembunuh alami dan produksi interleukin-2 yang ditekan yang membantu mengatur aktivitas sel darah putih. Dianjurkan untuk tidur selama 7-8 jam sehari.

7. Stres

Beberapa percobaan eksperimental mengatakan bahwa stres psikologis secara langsung terkait dengan peningkatan risiko penyakit menular, termasuk flu. Peristiwa kehidupan yang penuh tekanan, masalah sehari-hari dan emosi negatif dapat membuat seseorang rentan terkena flu akibat terganggunya fungsi sistem kekebalan tubuh.

Hindari stres dengan berlatih meditasi atau teknik relaksasi pikiran lainnya. Juga, cari dukungan emosional, makan makanan yang seimbang dan olahraga secara teratur.

8. Sering mengunjungi tempat keramaian

Tempat yang ramai (mal atau teater) berarti lebih banyak orang dan lebih banyak orang berarti lebih banyak kuman. Di tempat-tempat ramai, kita cenderung bersentuhan dengan banyak orang dan menyentuh banyak hal yang memungkinkan infeksi bersentuhan langsung dengan tubuh kita.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari tempat yang ramai jika sering sakit atau memiliki daya tahan tubuh rendah selama seminggu. Bahkan jika Anda berkunjung, pastikan untuk menjaga kebersihan tangan dengan benar dan menutupi mulut dan hidung Anda dengan masker.

9. Menggigit kuku

Jari-jari kita dua kali lebih kotor dari tangan kita. Menggigit kuku memungkinkan infeksi seperti bakteri dan serbuk sari langsung masuk ke mulut kita dan kemudian tubuh kita. Ini meningkatkan kemungkinan terkena flu dengan mudah.

Hindari menggigit kuku dan jaga agar tetap pendek dan bersih.

10. Memiliki makanan yang tidak sehat

Diet dan sistem kekebalan saling terkait. Memiliki makanan tidak sehat seperti lemak jenuh dan makanan manis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan banyak penyakit inflamasi, termasuk flu biasa.

Makan makanan seimbang yang terdiri dari semua nutrisi penting. Ini membantu meningkatkan sistem kekebalan yang selanjutnya membantu melindungi tubuh dari serangan patogen.

11. Tidak cukup minum air

Air memiliki pengaruh besar pada sistem kekebalan karena peran pentingnya. Tetap terhidrasi membuat tubuh tetap berenergi, sistem kekebalan berfungsi dan juga membantu membersihkan semua patogen dari tubuh yang dapat menyebabkan flu atau pilek.

Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update