3 Pelajaran Penting di Tahun 2020 Yang Mengajari Kita Bangkit Dari Pandemi

Notification

×

Iklan

Iklan

3 Pelajaran Penting di Tahun 2020 Yang Mengajari Kita Bangkit Dari Pandemi

31 Desember 2020 | 10:23 WIB Last Updated 2020-12-31T03:23:12Z
3-pelajaran-penting-di-tahun-2020
Dapat dikatakan bahwa tahun 2020 adalah salah satu tahun paling menantang yang telah kami jalani. Bahkan dalam kekacauan itu, ada pembelajaran. Gambar milik: Freepik

Tahun 2020 telah menjadi tahun yang sangat sulit di banyak tingkatan. Saya yakin bahwa masing-masing dari kita telah menghadapi begitu banyak trauma di tingkat individu maupun di tingkat global dan kolektif. Hal ini membuat saya berpikir tentang pelajaran yang telah diajarkan tahun ini kepada kita saat pandemi mulai terjadi. 

Dalam artikel ini saya membagikan 3 pelajaran teratas tahun ini yang mengajari kita bangkit dari pandemi: 

1. Memahami diri sendiri sangat penting 

Di dunia yang memberi tahu kita bahwa 'kamu tidak pernah cukup', kita menyadari bahwa kita tidak dapat mengubah permainan dari luar. kita tidak memiliki kendali atas bagaimana masyarakat bekerja selama ini. Kita berjuang untuk mengetahui siapa kita, hidup dalam empat dinding tetapi pada saat yang sama kita harus belajar untuk mengetahui dan mencintai semua bagian dari diri kita sendiri. 

Dengan banyaknya fasilitas yang ditutup, kita yang masih beruntung bisa mendapat pekerjaan kini bekerja dari rumah. Kita tidak memiliki akses ke teman dan anggota keluarga kita, kita juga mengucapkan selamat tinggal pada gangguan yang biasa kita lakukan seperti bioskop, kantor, belanja ritel, dan tujuan liburan. 

Jadi, semakin cepat kita mulai mencari ke dalam diri kita sendiri, memahami siapa kita, mengetahui tidak hanya sisi baiknya tetapi juga kelemahan kita maka semakin cepat kita bisa mulai mengatasinya dengan menjadi lebih sadar diri. 

Anda adalah makhluk spiritual yang memiliki pengalaman manusia. Penting bagi kita untuk mengakui semua hal kecil dan semua hal besar yang kita ketahui dan lakukan dengan baik untuk diri kita sendiri serta hal-hal yang ingin kita tingkatkan. 

Jangan takut untuk mengetahui lebih banyak tentang diri Anda bahkan mungkin dengan dukungan profesional. Mengetahui siapa diri kita sebenarnya akan membantu kita merasa lebih berdaya dan utuh sebagai manusia. 

Ketika Anda tahu siapa Anda, Anda akan mampu mencintai semua bagian diri Anda. Kenali sisi gelap Anda karena kegelapan Anda bukanlah musuh Anda. Cintai semua bagian dari diri Anda sebagai makhluk ilahi yang indah sebagaimana Anda adanya. 

2. Penerimaan diri yang seutuhnya adalah kebutuhan saat ini 

Pertama, datang pengetahuan diri dan kemudian penerimaan diri seutuhnya. Itu berarti menerima bahwa kita tidak bisa keluar saat ini. Ada penutupan global besar-besaran, rencana perjalanan kita, rencana liburan, rencana pernikahan, rencana ulang tahun, dan bahkan rencana perayaan pergantian tahun telah berubah. 

Tetapi di tengah semua itu kita juga harus menerima bahwa kita adalah cahaya yang indah dan cemerlang dari yang ilahi dan bahwa kitalah yang ditunggu-tunggu oleh dunia. Ketika kita menerima sisi terang dan sisi gelap kita, kita menjadi diberdayakan dari dalam, yang membantu kita mendapatkan kepercayaan spiritual batin. 

Masalah kesehatan mental berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Kita harus menerima, mulai berbagi, dan menghilangkan rasa malu dan stigma yang terkait dengan berjuang dalam diam karena menjadi otentik, dan hanya dengan begitu kita dapat membawa perubahan. 

Perubahan terjadi ketika kita mengetahui siapa diri kita dan menerima semua bagian diri kita. Ini akan mengarah pada penerimaan orang lain di sekitar kita juga, yang mengarah pada lebih banyak cinta dan kedamaian bagi dunia secara umum. 

3. Kebahagiaan adalah hak 

Kebahagiaan ini berasal dari penerimaan diri yang seutuhnya. Itu berarti menerima cahaya ilahi di dalam diri kita serta sisi gelap kita, kecerdasan, dan makhluk kreatif Anda. Mengetahui siapa Anda dan kemudian mempraktikkan penerimaan diri yang seutuhnya akan menghasilkan lebih banyak kebahagiaan dan kegembiraan dari dalam ke luar. 

Biarkan kebahagiaan Anda datang dari keheningan dan keheningan yang berarti lebih banyak meditasi, istirahat, dan doa. Menghabiskan waktu untuk belajar mandiri, memberi kembali, bekerja sukarela, menjadi panutan di komunitas Anda, membentuk persahabatan baru secara virtual (selama masa-masa sulit ini) dan di sekitar Anda sambil tetap aman akan memungkinkan kita menerima kegembiraan dari dalam ke luar.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update