Notification

×

Iklan

Iklan

Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Makan Malam Di Larut Malam

Kamis, Desember 31, 2020 | 10:50 WIB Last Updated 2020-12-31T03:50:53Z
inilah-yang-terjadi-pada-tubuh-saat-makan-larut-malam
Hindari makan malam terlalu larut! Ini menyebabkan lebih banyak kerusakan, dan itulah mengapa Anda perlu BERHENTI melakukannya sekarang! (foto: freepik.com/tirachardz)

Saya yakin Anda semua pernah mendengar orang-orang tentang rejimen penurunan berat badan mengoceh tentang manfaat makan malam lebih awal. Tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana makan malam pada pukul tujuh atau delapan malam bisa membantu? 

Soalnya, ketika Anda makan malam dua hingga tiga jam sebelum tidur, metabolisme Anda meningkat. Makanan mendapat waktu untuk pencernaan yang baik dan tidak ada refluks asam di malam hari. Harus ada jeda 11 hingga 12 jam antara makan malam dan sarapan. Ini membantu pencernaan Anda berfungsi secara optimal. 

Inilah yang terjadi saat makan larut malam 

Saat Anda terlambat makan, kalori yang Anda konsumsi tidak bisa dicerna dengan baik. Hasilnya, mereka disimpan sebagai lemak di tubuh Anda. Makan larut malam secara teratur membuat tubuh Anda menyimpan kalori sebagai lemak, yang menyebabkan penambahan berat badan. Ini juga dapat menyebabkan masalah seperti gangguan pencernaan dan mulas. Mereka yang makan malam setidaknya dua jam sebelum tidur memiliki risiko kanker yang lebih rendah. Untuk pria, ada 26% penurunan risiko kanker prostat, dan untuk wanita, ada 16% penurunan risiko kanker payudara. 

Apa manfaat makan malam lebih awal? 

Makan malam lebih awal memberi tubuh Anda lebih banyak waktu untuk menstabilkan kadar gula darah, yang berperan dalam membuat Anda merasa tidak terlalu lelah dan mudah tersinggung. Apalagi makan lebih awal memberi Anda lebih banyak energi untuk melakukan aktivitas sebelum tidur. Jika Anda makan makanan sebelum tidur, makanan tidak dicerna dengan baik karena berbaring menyebabkan banyak masalah seperti refluks asam, gas, kembung, atau sakit perut. 

Semua masalah ini adalah gejala gangguan pencernaan, dan semakin banyak jeda antara makan malam dan tidur, semakin baik fungsi sistem pencernaan Anda. 

Makan menjelang waktu tidur dapat mengganggu tidur Anda 

Sistem pencernaan Anda akan berfungsi saat Anda tidur, yang dapat memengaruhi tidur nyenyak Anda, menyebabkan kegelisahan dan / atau sulit tidur. Orang yang makan malam terlambat juga cenderung makan lebih banyak. Saat Anda makan larut malam, kalori tidak akan terbakar dan akan diubah menjadi asam lemak yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Jangan pernah makan sesuatu setelah Anda makan malam 

Camilan setelah makan malam biasanya terdiri dari makanan berkalori tinggi seperti coklat, es krim, dan keripik yang kita makan karena rasa bosan, stres, dan sulit tidur. Camilan tersebut kita makan tanpa merasa lapar sehingga kalori yang kita konsumsi diubah menjadi asam lemak. 

Berbaring di tempat tidur segera setelah makan adalah larangan yang ketat 

Berbaring di tempat tidur segera setelah makan dapat menyebabkan gejala seperti gangguan pencernaan, refluks asam, dan mulas. Ini biasanya dipicu oleh makanan tinggi lemak dan pedas, yang harus dihindari di malam hari. Tidur juga dapat dipengaruhi secara negatif oleh konsumsi camilan manis pada larut malam, yang akan membuat kadar gula darah melonjak. Ini mengurangi kualitas tidur, seperti halnya minum alkohol, dengan mengurangi tidur nyenyak kita.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update