Tantangan Guru di Era Digital, Guru Berkualitas Murid Cerdas
  • Jelajahi

    Copyright © tosupedia.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tantangan Guru di Era Digital, Guru Berkualitas Murid Cerdas

    tosupedia
    03/02/19, 11:17 WIB Last Updated 2019-10-27T01:20:10Z
    guru+era+digital
    Ada Apa Dengan Era Digital?
    • Teknologi informasi/internet terus berkembang telah menjadi kebutuhan utama
    • Akses dan informasi terbuka luas, lintas batas, ruang dan waktu
    • Media pembelajaran sangat kreatif dan inovatif
    • Bila guru tidak meningkatkan kapasitas dan mengikuti perkembangan inovasi terbaru, murid bisa lebih berwawasan dari pada guru

    Fenomena: 
     
    Guru Zaman Old Mendidik Kids Zaman Now

    Guru “Zaman Old”

    Generasi Baby Boomers (lahir antara 1946-1960an) dan Generasi X (lahir antara 1960an-1980). Terjadi gap generasi, yang berdampak terhadap pola asuh keluarga, dan pendidikan yang paradigmanya tradisional dan formalistik sehingga terjadi wawasan dan informasi.

    Kids “Zaman Now”

    Generasi Z, lahir rentang tahun 1995-2010, dibesarkan oleh media internet, aktif berkomunikasi smartphone, ketergantungan sangat tinggi kepada internet, gadget, multitasking, menjunjung tinggi privasi, percaya diri tinggi. Bercita-cita memiliki “profesi” yang anti-mainstream; mulai menjadi youtuber, vloger, blogger, gamer, selebgram, influencer, komikus bahkan menjadi hacker, barista dan penambangan bitcoin.

    Masalah Pendidikan Di Era Digital
    • Guru menjadi tulang punggung bangsa karena orang tua “zaman now” kurang peduli dengan pendidikan anak
    • Permasalahan disiplin, prestasi, kenakalan siswa berkaitan dengan internet/gadget dan sosial media
    • Akses dan informasi tentang pembelajaran sangat mudah di akses dan didapat oleh siswa sehingga tidak jarang terjadi siswa lebih tahu dariada guru, sehingga perlu melakukan inovasi
    inovasi+guru+di+era+digital
    Inovasi Dalam Pendidikan
    • Inovasi dalam dunia pendidikan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajar, hal yang mungkin bisa dilakukan guru adalah sebagai berikut:
    • Strategi Pembelajaran
    • Memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran
    • Lingkungan Pembelajaran

    Penyebab Siswa Bermasalah
    • Tidak Terpenuhi rasa aman dan kurangnya rasa perlindungan
    • Kurang perhatian dan kasih sayang
    • Pengaruh Internet (sosmed, pornografi, games)
    • Pengaruh lingkungan pergaulan (konformitas)

    Bagaimana Guru Yang Berkualitas Di Zaman Now?
    • Senantiasa terus mengikuti perkembangan zaman dan inovasi terbaru
    • Terus belajar untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan
    • Tidak menolak perubahan dan mau belajar
    • Mampu melahirkan gagasan dan melakukan inovasi dalam pendidikan
    • Menciptakan lingkungan pembelaajaran yang aman dan nyaman
    • Menjadi “Coach” bagi murid
    • Menjadi pendengar yang baik dan komunikatif
    • Paradigma psikologi yang positif terhadap siswa, bukan mencari kesalahan tetapi mengembangkan kemampuan siswa

    Kompetensi Guru
    • Kompetensi Pribadi (kemampuan komunikasi, stabilitas emosi, minat dan bakat, paradigma)
    • Kompetensi Sosial (kemampuan beradaptasi, peduli, cinta dan kasih sayang dalam mendidik)
    • Kompetensi Profesional yaitu kemampuan penguasaan materi, mengelola kelas, penggunaan teknologi informasi, kurikulum, desain pembelajaran, dll.

    Paradigma Guru Zaman Now
    • Menjadi teman dan sahabat bagi murid (menjadi pendengar yang baik)
    • Bila murid bermasalah, bantulah mereka untuk keluar dari masalah, bukan “membunuh” karakternya
    • Sikap, sopan santun (akhlak) perlu keteladanan, karena siswa perlu figur positif
    • Bila murid bermasalah, anggaplah sebagai ladang amal (pahala), bukan musibah
    • Pekerjaan sebagai guru adalah ibadah, untuk itu harus sepenuh hati dan ikhlas
    • Optimis dan percaya bahwa murid akan sukses dan percaya bahwa semua murid adalah hebat

    Dilansir dari E-Book:
    Judul : Tantangan Guru Di Era Digital Guru Berkualitas Murid Cerdas
    Penulis : Muhammad Iqbal, PH.D
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Bisnis

    +