Ya, Anda juga bisa mengalami overhidrasi. Berikut adalah 6 tanda bahwa Anda terlalu banyak minum air

Segala sesuatu yang berlebihan itu buruk dan hal yang sama berlaku untuk air minum. Mengkonsumsi air berlebih dapat menyebabkan overhidrasi dan keracunan air.
ya-anda-juga-bisa-mengalami-overhidrasi
Terlalu banyak air sebenarnya bisa lebih berbahaya daripada kebaikan. Sumber gambar: Shutterstock

Tubuh manusia terdiri dari sekitar 80% air. Setiap organ, sel, dan jaringan dalam tubuh Anda menggunakannya untuk berfungsi dengan baik. Inilah sebabnya mengapa minum air dalam jumlah yang cukup adalah penting. Anda pasti pernah membaca atau mendengar tentang bagaimana seseorang harus minum setidaknya 3 sampai 4 liter air sehari. Namun, dalam upaya mencapai tujuan minum air putih minimal 3 liter sehari, kita sering kali mengonsumsi air secara berlebihan, tanpa menyadari bahwa makanan pun mengandung air.

Hal ini dapat mengakibatkan overhidrasi. Overhidrasi dapat menyebabkan efek samping, dan meskipun tidak parah, mereka tentu saja dapat mengganggu.

Berikut adalah 6 tanda yang menunjukkan overhidrasi:

1. Warna urin Anda jernih

Salah satu cara terbaik untuk menentukan apakah Anda minum cukup air adalah dengan memantau warna urin Anda. Jika warnanya kuning tua, maka itu pertanda buruk, artinya Anda mengalami dehidrasi. Idealnya, air seni Anda harus berwarna kuning muda, yang menunjukkan tingkat hidrasi Anda optimal. Namun, jika urin Anda transparan, itu mungkin berarti Anda kelebihan cairan dan perlu mengatur asupan air Anda.

2. Sering buang air kecil
ya-anda-juga-bisa-mengalami-overhidrasi
Jika Anda mendapati diri Anda lebih sering buang air kecil, berarti Anda minum terlalu banyak air. Sumber gambar: Shutterstock

Peningkatan asupan air dapat menyebabkan sering buang air kecil, termasuk di malam hari. Kebanyakan orang buang air kecil antara 6 hingga 8 kali sehari, tetapi jika Anda buang air kecil lebih dari sepuluh kali sehari, itu bisa berarti Anda minum lebih banyak air daripada yang dibutuhkan tubuh Anda.

3. Anda lelah dan letih

Minum terlalu banyak air menyebabkan hiponatremia. Hiponatremia ditandai dengan kadar natrium yang rendah dalam darah, dan merupakan tanda overhidrasi. Hal ini dapat menyebabkan penurunan tingkat energi, kantuk, dan perasaan lelah dan letih yang konstan.

4. Kaki, tangan, atau bibir bengkak

Air membantu dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Elektrolit pada dasarnya membantu menjaga tingkat energi kita tetap tinggi. Ketika Anda minum terlalu banyak air, keseimbangan ini berfluktuasi. Tanda-tanda Anda mengalami ketidakseimbangan elektrolit, bisa berupa hiponatremia, pembengkakan di tangan, kaki, atau bibir.

5. Sakit kepala yang berkepanjangan dan mengalami mual

Overhidrasi dapat menyebabkan kadar natrium dalam darah Anda turun, yang mengarah ke kondisi yang disebut hiponatremia. Gejalanya termasuk sakit kepala berdenyut yang dapat menyebabkan gangguan otak, mual, muntah, dan diare.
ya-anda-juga-bisa-mengalami-overhidrasi
Jangan abaikan sakit kepala karena bisa jadi merupakan gejala overhidrasi. Sumber gambar: Shutterstock

6. Otot lemah dan gemetar

Ketika kadar elektrolit turun karena minum terlalu banyak air, keseimbangan tubuh Anda akan terganggu. Jika Anda merasakan gemetar, dan rasa sakit di lengan dan kaki Anda, tidak terkait dengan kelelahan fisik, maka itu bisa menjadi tanda overhidrasi. Selain itu, kadar elektrolit yang rendah dalam tubuh dapat menyebabkan kejang otot dan kram.

Jadi, sementara tetap terhidrasi itu penting, kita tetap harus menerapkan kebijaksanaan kuno 'segala sesuatu yang berlebihan itu buruk', bahkan ketika menyangkut air.