Tips Membuang Masker Medis yang Tepat Ramah Lingkungan

Notification

×

Iklan

Iklan

Tips Membuang Masker Medis yang Tepat Ramah Lingkungan

Senin, Juli 05, 2021 | 10:09 WIB Last Updated 2021-07-05T03:09:59Z
tips-membuang-masker-medis-yang-tepat
Membuang masker medis agar ramah lingkungan. Foto: Shutterstock

Tak bisa dipungkiri, selama masa pandemi COVID-19 masker telah menjadi alat perlindungan diri yang paling kita andalkan saat berkegiatan di luar rumah. Salah satu masker yang selama ini banyak dipakai adalah masker kain dan masker medis.

Jika masker kain bisa dicuci dan dipakai kembali, masker medis atau masker bedah merupakan masker sekali pakai. Artinya, setelah digunakan, masker tersebut harus dibuang.

Menurut Kementerian Kesehatan, cara membuang masker medis ialah kumpulkan masker di satu tempat, sebab masker hanya bisa digunakan tidak lebih dari 6 jam.

Jika sudah empat masker, kemudian desinfektan masker-masker tersebut dengan direndam. Bisa juga juga menggunakan klorin. Setelah didesinfeksi sebaiknya gunting tali, atau robek masker di bagian tengah.
tips-membuang-masker-medis-yang-tepat
Ilustrasi menyimpan masker di dalam plastik bekas. Foto: ShutterStock

Buang ke tempat sampah dengan menggunakan plastik transparan agar memudahkan petugas medis mengolah limbahnya. Setelah semua dilakukan, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun untuk menghindari virus.

Peduli Lingkungan

Masker sekali pakai biasanya terbuat dari polypropylene, plastik yang terbuat dari bahan bakar fosil dan butuh waktu ratusan tahun untuk terurai. Bahan ini juga mikroplastik yang berbahaya jika ke laut dan termakan oleh ikan.

Agar hal tersebut tidak terjadinya sebaiknya saat membuang masker bekas dengan langkah-langkah yang sudah diberitahukan Kementerian Kesehatan, masker bekas dapat disalurkan kepenampungan atau drop box seperti di Dumask Indonesia.

Dumask (Drop Box Used Max) merupakan program penelitian kolaboratif dari penilitian PTNBH UGM, ITB, UNS, dan UNAIR yang bertujuan khusus untuk menyediakan jalur pembuangan masker dan sarung tangan bekas dari masyarakat umum yang aman untuk lingkungan.

Box Dumask akan dipantau maskimal setiap dua minggu sekali, sampah masker dan sarung tangan akan dihancurkan dengan terkonolgi termal. Untuk info lebih bisa melihat lama Instagram @dumask.indonesia.

Dan saat ini jangan lupa menggunakan masker double, caranya masker medis di dalam dan masker kain di luar. Hal ini dilakukan untuk menghindari kita bahaya Covid-19 varian baru yang lebih berbahaya.

Sumber: fimela
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update