Benci telur? Berikut 10 Makanan Kaya Protein Yang Bisa Anda Konsumsi Untuk Memenuhi Kebutuhan Anda

Jika Anda tidak tahan dengan telur, jangan khawatir karena kami memiliki daftar makanan yang direkomendasikan oleh ahli gizi yang memiliki lebih banyak protein daripada telur.
10-makanan-kaya-protein-sebagai-pengganti-telur
Inilah 10 makanan kaya protein sebagai pengganti telur! (Foto: freepik.com/tanyajoy)

Telur rebus adalah makanan pokok, terutama saat Anda menjalani diet penurunan berat badan. Dan hadapi kebenaran tidak semua orang adalah penggemar berat telur. Beberapa dari kita alergi terhadapnya, dan kebanyakan dari kita tidak menikmati rasanya yang hambar. Namun, kita harus memakannya setiap hari untuk menjaga tingkat protein dalam tubuh kita.

Tetapi bagaimana jika Anda tidak harus hanya mengandalkan telur untuk memiliki kadar protein yang baik? Ada juga makanan lain yang memiliki lebih banyak protein daripada telur.

Jadi tanpa basa-basi lagi, mari kita bicara tentang opsi kaya protein lain yang dapat Anda tambahkan ke makanan Anda.

Tapi pertama-tama, tahukah Anda mengapa protein sangat penting bagi Anda? Berikut adalah penjelasannya.

Menurut ahli gizi atau ahli nutrisi, kita membutuhkan protein dalam makanan kita, karena protein membantu tubuh kita memperbaiki sel dan membuat sel baru. Protein berfungsi sebagai blok bangunan untuk otot kita, dan membantu pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak dan wanita hamil. Protein juga berperan penting dalam kesehatan rambut, kuku, dan kulit kita.

Berikut sepuluh makanan yang memiliki lebih banyak protein daripada telur
  1. Quinoa: Quinoa memiliki sekitar delapan gram protein per cangkir. Ini menyediakan semua asam amino esensial, karena ini adalah protein nabati yang langka.
  2. Buncis: Sayuran ini menyediakan delapan gram protein per ½ cangkir. Buncis adalah sumber protein nabati yang sangat baik.
  3. Tahu: Tahu mungkin merupakan pilihan vegetarian, tapi itu adalah sumber protein. Tiga ons tahu mengandung sekitar delapan gram protein.
  4. Mentega almond: Dua sendok makan mentega almond menyediakan sekitar tujuh gram protein. Ini juga mengandung banyak lemak sehat untuk jantung.
  5. Yoghurt yunani: Yoghurt yunani mengandung jumlah protein yang lebih tinggi, dibandingkan dengan yoghurt biasa. Satu cangkir yoghurt mengandung 23 gram protein.
  6. Lentil: Setengah cangkir lentil menyediakan delapan gram protein. Lentil adalah sumber protein yang sangat baik dan juga sangat sehat.
  7. Selai kacang: Dua sendok makan selai kacang mengandung tujuh gram protein. Anda bisa menikmatinya dengan roti panggang atau irisan apel.
  8. Biji labu: Satu ons biji labu mengandung 8,5 gram protein. Biji labu adalah sumber seng, tembaga, kalium, magnesium dan besi yang sangat baik.
  9. Keju cheddar: Satu ons keju cheddar memiliki sekitar tujuh gram protein. Keju ini juga kaya nutrisi seperti vitamin A dan B12, fosfor, seng dan kalsium.
  10. Udang: Empat ons udang mengandung lebih dari 17 gram protein. Udang juga sangat rendah kalori dan lemak.

Kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi protein Anda dan berapa jumlahnya?

Tidak ada waktu yang tepat untuk makan protein; Anda dapat memilikinya kapan saja sepanjang hari. Memiliki protein di pagi hari membantu tubuh kita menghasilkan lebih banyak energi, dan makan di malam hari membantu pemulihan dan pertumbuhan otot dalam semalam. Anda bisa mengonsumsi 0,8 gram protein per kg berat badan Anda.

Jadi, sekarang Anda tahu apa yang harus dimakan, jika Anda benci telur!