3 Hal Yang Menyebabkan Anda Gemuk

3-hal-yang-menyebabkan-anda-gemuk
Apakah Anda bersalah atas semua ini? (Foto: freepik.com/petzshadow)

Sebagian besar dari kita menyadari bagaimana pengaturan perkotaan modern menyebabkan perubahan ekstrim dalam gaya hidup kita. Kita bekerja berjam-jam, duduk di tempat yang sama selama lebih dari setengah hari dan menghargai diri sendiri dengan apa pun yang ingin kita makan. Stres yang berasal dari tenggat waktu yang ketat, lalu lintas, dan hal-hal lain yang terkait dengan kehidupan serba cepat yang kita jalani dapat mengganggu siklus sirkadian kita dengan waktu makan yang tidak tetap dan tidak cukup tidur untuk membantu pemulihan tubuh kita. 

Karena gaya hidup ini, ada sejumlah masalah kesehatan yang muncul dan disebut sebagai 'penyakit gaya hidup'. Baru belakangan ini kita mulai melihat obesitas dengan lensa yang sama. Untuk mengatasinya sedikit, obesitas tidak sepenuhnya tergantung pada seberapa banyak Anda menimbang. Ini sebenarnya terkait dengan BMI (indeks massa tubuh) Anda yang berasal dari tinggi dan massa Anda. Mereka yang memiliki BMI 30 atau lebih akan mengalami obesitas. 

Menjadi gemuk, tidak diragukan lagi, dapat memengaruhi citra diri seseorang. Ini dapat memiliki konsekuensi langsung seperti berkurangnya mobilitas, nyeri lutut, dan berkurangnya stamina. Konsekuensi jangka panjang pasti lebih serius dan dapat menurunkan tidak hanya kualitas hidup tetapi juga masa hidup. Obesitas dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, penyakit yang berhubungan dengan persendian, dan bahkan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. 

Tak heran jika obesitas menjadi hal yang perlu ditanggulangi. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengetahui apa penyebabnya sehingga perubahan yang sesuai dapat dilakukan. Berikut tiga hal yang bisa menyebabkan obesitas : 

1. Memiliki waktu makan yang tidak teratur 

Jam berapa kamu makan siang setiap hari? Jika Anda tidak memiliki jawaban yang jelas untuk itu, Anda perlu mengatur waktu makan Anda. Terkadang kita harus menunda atau melewatkan waktu makan, dan kebiasaan ini bisa berbahaya. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa mereka yang makan pada waktu yang tidak teratur cenderung lebih sering merasa lapar. Terlebih lagi, itu juga menempatkan mereka pada risiko penyakit kronis seperti diabetes dan sindrom metabolik karena jam internal tubuh mereka tidak mampu mengatur proses alami seperti pencernaan, nafsu makan, dan produksi insulin. 

2. Tidak minum cukup air 

Mayoritas dari kita bersalah atas hal ini, bukan? Kita mencoba mengikuti aturan delapan gelas air untuk sehari sebelum menyerah dan terkadang, bahkan aplikasi yang mengingatkan kita untuk minum air tidak banyak membantu. Masalahnya adalah bahwa air sangat penting bagi kita tidak hanya karena membuat kita tetap terhidrasi tetapi juga karena membantu kita merasa lebih kenyang yang membantu kita menghindari makan berlebihan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition mengamati bahwa mereka yang minum air sebelum sarapan mengonsumsi lebih sedikit kalori. 

3. Duduk terlalu lama 

Ini tidak mengejutkan! Pekerjaan kita mengharuskan kita untuk duduk dan bekerja selama berjam-jam tetapi itu memiliki beberapa konsekuensi yang parah pada kesehatan kita. Sebuah penelitian yang diterbitkan di PubMed Central berjudul “Sitting time and all-cause mortality risk” mencatat bahwa mereka yang duduk terlalu lama berisiko lebih tinggi terkena penyakit kronis. Tapi, Anda bisa mengaturnya dengan mengimbangi waktu duduk Anda dengan aktivitas fisik. Anda bisa mulai dengan joging atau lompat tali selama 30 menit. 

Setelah Anda selesai membaca artikel di atas, inilah waktunya untuk perubahan!