Seorang Psikolog Mengungkapkan 4 Nasihat Hubungan Buruk Yang Tidak Boleh Kamu Ikuti

seorang-psikolog-mengungkapkan-4-nasihat-hubungan-buruk-yang-tidak-boleh-kamu-ikuti
Orang sering cenderung memberikan nasihat tentang hubungan meskipun mungkin kontraproduktif. Berikut adalah 4 nasihat yang harus kamu hindari. Foto: freepik.com/nomadsoul1

Setiap hubungan memiliki pasang surutnya sendiri. Dan sementara fase bahagia adalah hal yang menyenangkan untuk dilalui, momen yang kamu habiskan untuk berkelahi atau bertengkar bisa membuat pikiran mati rasa. Ketika kamu sedang melalui masa sulit, teman dan keluarga biasanya datang untuk menyelamatkan kamua dan bersyukurlah untuk itu! 

Kecuali, dengan bahu hangat mereka untuk menangis, kamu juga mendapatkan banyak nasihat tentang bagaimana kamu dapat melihat masa-masa sulit ini. Sekarang, ingatlah bahwa yang mungkin ingin mereka lakukan hanyalah mendukung kamu. Niat mereka mungkin bagus, tapi nasihat? Tidak terlalu banyak! 

Kamna Chhibber, kepala departemen, Kesehatan Mental dan Ilmu Perilaku, Fortis Memorial Research Institute, membagikan empat nasihat yang tidak boleh kamu ikuti: 

1. "Pertahankan pendirian kamu" 

“Ketika seseorang berkata tetap kuat dan pertahankan pendirian kamu. Kamu tidak seharusnya hanya mengikutinya. Karena penting untuk menemukan cara berkomunikasi dengan pasangan kamu. Dan bahkan jika kamu telah membuat pendirian, kamu tidak perlu mempertahankannya. Sebaliknya, cobalah memahami apa yang pasangan kamu coba katakan, ”kata Dr Chibber. 

2. "Kamu harus menjadi yang mendominasi" 

Pertama-tama, kedua pasangan memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda untuk dimainkan dalam suatu hubungan. Dan itu normal untuk mengambil peran utama dari waktu ke waktu. Saling menghormati dan memahami antara kamu dan pasangan sangat penting agar suatu hubungan berhasil dan membuatnya benar-benar kuat. 

3. "Jangan berkompromi" 

Dr Chibber berkata: “Ketika kamu berada dalam suatu hubungan, kamu tidak perlu selalu berkompromi, tetapi berkomunikasi dan belajar untuk memahami perspektif satu sama lain itu perlu. Mempertahankan empati dan simpati kamu sangat penting dalam suatu hubungan. " 

4. "Jangan katakan apa pun saat keadaan semakin buruk" 

Tidak ada hubungan yang sempurna dan konflik serta pertengkaran adalah bagian tak terpisahkan dari suatu hubungan. Tidak peduli seberapa keras kamu berusaha menjadi sempurna, tidak mungkin menghindari konflik apa pun. Sementara banyak yang menyarankan agar kamu tetap diam dan tidak memperburuk situasi. 

Namun, lebih baik menyelesaikan konflik saat itu terjadi dengan percakapan yang tepat. Menekan perasaan kamu sendiri dan menunggu titik jenuh bisa menjadi racun dan akan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. 

Jadi ladies! Membahas perasaan kamu dan menyampaikan apa yang kamu rasakan adalah kuncinya!