Notification

×

Iklan

Iklan

Tips Menjaga Tas Rias Kamu Tetap Bersih

Jumat, 11 September 2020 | 12:40 WIB Last Updated 2020-09-11T05:44:53Z
tips-menjaga-tas-rias-kamu-tetap-bersih
Bakteri seperti E. coli atau S. aureus dapat menginfeksi luka atau menemukan jalur masuk melalui kulit. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kebersihan tas makeup kamu. 

Jika kamu tidak menjaga kebersihan tas riasan (makeup), tak terhitung banyaknya bakteri yang dapat menumpuk yang dapat menyebabkan berbagai infeksi. Hal ini terutama terjadi pada spons jika kamu tidak membersihkannya setidaknya sekali seminggu. Faktanya, berdasarkan bukti dari penelitian yang telah dilakukan, kita tahu bahwa spons makeup mengandung mikroorganisme seperti E. coli dan S. aureus. 

Peneliti memperkirakan bahwa persentase tinggi peralatan yang digunakan orang setiap hari untuk merias wajah mengandung bakteri yang signifikan. Informasi ini berasal dari penelitian yang dilakukan oleh dokter dari Fakultas Ilmu Kehidupan dan Kesehatan di Universitas Aston, di Birmingham (Inggris Raya). 

Studi tentang tas makeup 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan luas kontaminasi pada lima produk kosmetik untuk pemakaian sehari-hari, seperti lipstik, maskara, eyeliner, lip gloss, dan spons makeup. 

Spons makeup merupakan salah satu produk makeup terlaris di dunia. Item makeup yang digunakan dalam penelitian ini milik orang yang berbeda dan asal yang berbeda. Untuk mengetahui jumlah bakteri, peneliti membuat kultur bakteri. 

Informasi apa yang diberikan penelitian tentang tas makeup? 

Studi tentang produk riasan mengungkapkan adanya bakteri di sembilan dari sepuluh kosmetik yang diuji. Bakteri yang hadir di dalamnya dapat menimbulkan kondisi dari infeksi kulit infeksi umum, terutama jika kamu menggunakan kosmetik di daerah dekat mulut dan mata, atau jika karena alasan apapun mereka akhirnya memasuki luka kulit. 

Secara spesifik, semua kosmetik mengandung Staphylococus aureus, Escherichia coli, dan Citrobacter freundii, mikroorganisme yang menimbulkan risiko kesehatan. 

Jenis infeksi 

Bakteri seperti E.coli atau S. aureus dapat menginfeksi luka atau menemukan jalur masuk melalui kulit, yang menyebabkan infeksi. Secara umum, infeksi yang ditimbulkannya bervariasi sifatnya. 

Secara keseluruhan, infeksi dapat dilokalisasi dan ringan atau terlokalisasi dan lebih parah. Bahkan dapat menyebabkan infeksi umum pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. 

Tingkat muatan bakteri sangat tinggi pada spons riasan. Alasan utama jumlah bakteri yang signifikan ini adalah kebersihan yang buruk. Dalam persentase kasus yang tinggi, spons yang dianalisis tidak pernah dicuci. Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga kebersihan tas makeup kamu. 

Selain itu, kita harus ingat bahwa spons biasanya tetap lembab, yang berkontribusi pada penyebaran bakteri. Oleh karena itu, spons pada wadah riasan kamu lebih rentan terkontaminasi. 

Tips menjaga kebersihan tas makeup kamu 

Jangan lupa bahwa spons apa pun, baik itu pembersih wajah atau spons rias wajah, dapat menjadi sumber bakteri. Usahakan spons kamu tetap bersih dan sedapat mungkin simpanlah setelah mengering. 

Kelembaban adalah tempat berkembang biaknya bakteri pada spons di tas makeup kamu. Ketika kulit kamu bersentuhan dengan spons yang terkontaminasi oleh bakteri dan mikroorganisme patogen lainnya, hal tersebut dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan kamu. 

Untuk alasan ini, produsen memastikan bahwa tanggal kedaluwarsa dan persyaratan pembersihan untuk produk kosmetik jenis ini terlihat dengan jelas dan mencolok pada kemasan. Oleh karena itu, ketika kamu hendak membeli produk jenis ini, pastikan untuk melihat simbol yang tertera pada kemasannya. 

Pastikan pembersihan rutin 

Di luar tanggal kadaluwarsa produk, kamu harus selalu mengingatkan diri sendiri dan membiasakan diri membersihkan spons secara rutin untuk mencegah risiko kontaminasi bakteri. Ini adalah langkah yang mudah untuk kesehatan kulit kamu.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru 1 Update