Notification

×

Iklan

Iklan

Tidak Ada Tingkat Asupan Kafein Yang Aman Untuk Wanita Hamil

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 13:31 WIB Last Updated 2020-08-29T06:31:02Z
tidak-ada-tingkat-asupan-kafein-yang-aman-untuk-wanita-hamil
Wanita hamil - foto: www.freepik.com

Kopi merupakan minuman populer dan favorit kebanyakan orang. Kita semua menikmati secangkir kopi di pagi hari atau di tengah hari ketika kita merasa lesu. Itu adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, yang sulit untuk dilepaskan.

Tetapi jika Anda hamil maka Anda mungkin ingin melepaskan kebiasaan ini demi keuntungan kehidupan kecil yang tumbuh di dalam diri Anda, menurut sebuah studi baru. 

Kafein dan kehamilan 

Asupan kafein yang tinggi tidak pernah dianggap baik untuk kesehatan. Para ahli selalu menegaskan bahwa minum lebih dari 2 cangkir kopi (250 ml) dapat membuat Anda mudah tersinggung, sulit tidur, cemas dan bahkan menyebabkan diare. Namun, wanita hamil harus menghindari kopi sebanyak ini untuk kehamilan yang sehat. Sesuai studi baru, mengurangi kafein dari makanan dapat membantu menghindari keguguran, berat badan lahir rendah dan lahir mati. 

Sesuai studi peer-review yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Evidence-Based Medicine, tidak ada tingkat yang aman untuk konsumsi kafein selama kehamilan.

Para peneliti menganalisis 37 studi observasional untuk menetapkan hubungan antara asupan kafein dan pengaruhnya terhadap kehamilan. Pada akhirnya, mereka menyimpulkan bahwa konsumsi kafein pada ibu mungkin terkait dengan keguguran, lahir mati, berat lahir rendah, leukemia akut pada masa kanak-kanak, dan kelebihan berat badan pada masa kanak-kanak serta obesitas. Mereka menyarankan bahwa wanita hamil harus menjauhkan diri dari kopi dan produk lain yang mengandung kafein. Kafein tidak hanya terdapat pada kopi tetapi juga terdapat pada cola, coklat dan teh dalam jumlah yang sedikit.

Sebelumnya, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui penelitian yang menunjukkan kelebihan asupan kafein dapat dikaitkan dengan pertumbuhan terbatas, penurunan berat badan lahir, kelahiran prematur atau lahir mati. Ia juga merekomendasikan wanita yang mengonsumsi kafein lebih dari 300 mg per hari untuk mengurangi asupannya. 

Kandungan kafein dalam makanan sehari-hari 

Kafein tidak hanya ditemukan di kopi, ada juga produk makanan lain yang mengandung kafein. Anda juga harus berhati-hati dengan jumlah ini.
  • 1 cangkir kopi instan: 100mg
  • 1 cangkir kopi saring: 140mg
  • 1 cangkir teh: 75mg 
  • 1 kaleng cola: 40mg 
  • 1 kaleng minuman energi: Hingga 80mg 
  • 1 batang coklat (50g): 25mg 

Disclaimer: 

Studi tersebut menunjukkan efek buruk dari mengonsumsi kafein selama kehamilan, tetapi belum mencakup aspek lain. Ini tidak menunjukkan hubungan sebab dan akibat langsung ke berbagai faktor seperti merokok dan diet. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang masalah tersebut. Tetapi jika Anda minum banyak kafein, yang lebih dari tingkat yang disarankan maka tidak buruk untuk menguranginya.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru 1 Update