Notification

×

Iklan

Iklan

7 Obat Alami Ketika Anda Mengalami Keracunan Makanan

Rabu, 01 Juli 2020 | 23:41 WIB Last Updated 2020-07-01T16:41:25Z
7-obat-alami-ketika-anda-mengalami-keracunan-makanan
Foto: Shutterstock
Keracunan makanan umumnya terjadi jika merasa mual atau diare setelah mengonsumsi sesuatu. Makanan atau minuman penyebab keracunan, mengandung bakteri, virus, atau parasit yang dapat mengeluarkan racun.

Untuk mengobati keracunan makanan Anda bisa menggunakan obat rumahan terutama untuk kasus ringan agar gangguan ini tidak bertambah parah. Obat ini dapat membantu mengendurkan perut dan mengeluarkan racun. Berikut adalah daftar makanan yang harus dimakan saat Anda mengalami keracunan makanan atau gejala keracunan makanan ringan.

1. Air Kelapa

Air kelapa adalah solusi rehidrasi yang sangat baik karena berfungsi untuk menggantikan elektrolit yang hilang. Gejala awal keracunan makanan umumnya muntah atau diare yang menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit. Air kelapa membantu menjaga / mengisi kembali tingkat cairan dan menenangkan perut. Asam laurat dalam air kelapa juga dapat membantu membunuh patogen bawaan makanan yang berbahaya.

Apa yang harus dilakukan: Minumlah air kelapa pagi-pagi dengan perut kosong.

2. Teh Jahe


Teh jahe adalah obat yang mudah ditemukan di dapur kita untuk mengurangi gejala keracunan makanan. Agen antimikroba dalam jahe dapat membantu melawan patogen bawaan makanan dan mempercepat proses pemulihan.

Apa yang harus dilakukan: Siapkan teh jahe dengan merebus ramuan dalam air. Konsumsilah 2-3 gelas sehari. Anda juga bisa mencampurkannya dengan sedikit madu untuk hasil yang lebih baik atau mengunyah sedikit jahe mentah.

3. Pisang

Diet hambar (lunak, rendah lemak, rendah serat, dan tidak pedas) direkomendasikan oleh para ahli medis untuk mengobati gejala keracunan makanan. Pisang, cocok dengan persyaratan ini dan karenanya dapat membantu mengobati mual, diare, muntah, mulas dan segala jenis gangguan usus yang disebabkan oleh keracunan makanan.

Apa yang harus dilakukan: Konsumsilah pisang matang 1-2 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

4. Kunyit

Bumbu kuning cerah ini memiliki banyak khasiat yang bermanfaat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kunyit memiliki aktivitas antibakteri dan antivirus terhadap berbagai bakteri Staphylococcus. Kunyit dapat membantu mengendurkan perut dan meringankan gejala keracunan makanan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk pemulihan yang cepat.

Apa yang harus dilakukan: Minumlah air kunyit setiap pagi.

5. Nanas

Nanas mengandung enzim yang disebut bromelain yang memfasilitasi pencernaan. Nanas adalah obat alami untuk banyak masalah pencernaan, seperti kembung, diare dan mual. Nanas adalah salah satu solusi rumah terbaik untuk gejala keracunan makanan ringan.

Apa yang harus dilakukan: Konsumsilah semangkuk nanas segar jika Anda merasakan diare setelah makan.

6. Jeruk

Jeruk adalah buah yang dapat membantu menenangkan perut dalam waktu yang lebih singkat. Perhatian, hindari mengonsumsi dalam jumlah berlebihan karena dapat meningkatkan mulas dan asam lambung.

Apa yang harus dilakukan: Konsumsilah beberapa irisan jeruk jika Anda mengamati gejala keracunan makanan setelah makan sesuatu. Hindari mengkonsumsinya dalam perut kosong.

7. Madu

Madu adalah antibiotik alami yang dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan keracunan makanan dengan mengurangi diare, gangguan pencernaan, refluks asam, kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Inilah sebabnya, madu dianggap sebagai salah satu solusi rumah terbaik untuk menyembuhkan keracunan makanan.

Apa yang harus dilakukan: Mengkonsumsi satu sendok teh madu setidaknya tiga kali sehari.

Disclaimer: Konten ini murni bersifat informatif dan edukatif dan tidak boleh ditafsirkan sebagai saran medis. Harap gunakan konten hanya dengan berkonsultasi dengan profesional medis atau ahli kesehatan bersertifikasi yang sesuai.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update