Notification

×

Iklan

Iklan

10 Cara Menghilangkan Perut Buncit Pada Perempuan dengan Cepat dan Alami

Rabu, 08 Juli 2020 | 21:09 WIB Last Updated 2020-07-08T14:12:09Z
10-cara-menghilangkan-perut-buncit-pada-perempuan
Ilustrasi: perut buncit pada perempuan ©besthealthmag.ca
Perut buncit merupakan suatu masalah besar yang dialami sebagian besar orang terutama wanita. Perut buncit dapat menjadi pemicu dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, perut buncit juga mengurangi rasa percaya diri.

Banyak yang melakukan berbagai cara menghilangkan perut buncit agar segera kempis, tetapi tidak cukup ampuh. Lantas bagaimana cara mengecilkan perut buncit? Berikut adalah 10 cara menghilangkan perut buncit pada perempuan dengan cepat dan alami yang dirangkum dari berbagai sumber.

Cara Menghilangkan Perut Buncit Pada Perempuan


1. Mulai harimu dengan minum smoothie

Minum smoothie adalah cara yang bagus untuk tetap sehat karena mudah dibuat dan bisa menjadi mood booster untuk memulai hari. Smoothie semangka sangat baik untuk mengatasi ini karena buah semangka kaya akan asam amino bernama arginine yang dikenal berkhasiat mengurangi lemak tubuh dan merampingkan massa otot. Pilihan lainnya adalah smoothie nanas yang mengandung bromelain, enzim yang membantu mengurai protein dan mencegah kembung.

2. Mengonsumsi kacang-kacangan

Menurut riset orang yang mengonsumsi kacang kacangan 2 kali seminggu lebih mudah menjaga berat badan dibanding mereka yang tidak. Jadi tidak ada salahnya mencoba kacang kacangan sebagai cara cara menghilangkan perut buncit.

3. Makan dengan porsi lebih kecil

Ini termasuk cara paling mudah untuk mengecilkan perut dalam seminggu. Kalau biasanya kamu makan berat tiga kali sehari, coba perlahan mengubah kebiasaan tersebut dengan cara makan dalam porsi kecil dengan jarak antara 2 sampai 3 jam. Manfaatnya adalah mencegah lingkar perut semakin melebar dan membuat sistem metabolisme membakar lebih banyak lemak.

4. Atur konsumsi sayuran dan buah-buahan mentah

Kamu disarankan tidak mengonsumsi terlalu banyak sayuran dan buah-buahan mentah dalam sekali makan. Lebih baik memakannya dalam porsi kecil-kecil yang dilakukan secara berkala dalam satu hari untuk mencegah lingkar perut melebar.

5. Kurangi produk susu

Produk-produk susu dapat menyebabkan perut kembung karena gas, khususnya bagi mereka yang intoleran terhadap laktosa, zat gula yang terdapat pada produk susu. Mengonsumsi susu dan produk turunannya dalam porsi kecil untuk tetap menjaga bentuk badan, akan lebih baik jika kamu mengonsumsi produk susu yang dikombinasikan dengan bahan pangan lain.

6. Olahraga

Selain mengatur pola konsumsi, kamu pun harus berolahraga agar semakin mudah mengecilkan perut. Olahraga seperti apa? Ada beberapa olahraga yang punya manfaat khusus untuk bagian perut seperti latihan aerobik, jalan cepat, berenang, planking, push up, ataupun menggunakan abs roller.

7. Minum lebih banyak air putih

Selain bermanfaat untuk tubuh, minum air putih juga berguna bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan dan membuat perut tetap rata. Jika kamu minum cukup air putih, hal itu menjaga keseimbangan air dalam tubuh yang mengurangi penimbunan air, salah satu penyebab utama perut yang membesar. Air putih pun membuat kita merasa kenyang dan mencegah makan terlalu banyak.

8. Minum teh hijau

Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang bermanfaat mengurangi lemak perut. Minum teh hijau sebelum olahraga bisa menjadi cara yang bagus untuk mengecilkan perut dengan maksimal.

9. Madu dan jahe

Madu dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan perut buncit karena madu mengandung zat yang akan membakar tubuh secara tak langsung atau biasa disebut fruktosa. Sedangkan jahe dapat menekan nafsu makan secara alami.

10. Tidur lebih awal

Penyebab perut buncit memang beragam, termasuk kurang tidur. Tidur lebih awal punya banyak manfaat. Salah satunya, dengan tidur lebih awal kamu jadi terhindar dari rasa lapar di tengah malam. Kekurangan jam tidur dapat menghasilkan hormon stres bernama kortisol yang efeknya adalah membuat timbunan lemak di area perut.

Disclaimer: Konten ini murni bersifat informatif dan edukatif dan tidak boleh ditafsirkan sebagai saran medis. Harap gunakan konten hanya dengan berkonsultasi dengan profesional medis atau ahli kesehatan bersertifikasi yang sesuai.
×
Berita Terbaru Update