Notification

×

Iklan

Iklan

Apakah Berkeringat Itu Sehat?

Senin, 15 Juni 2020 | 22:55 WIB Last Updated 2020-06-16T06:20:30Z
apakah-berkeringat-itu-sehat
Saat cuaca panas dan satu hal yang terasa paling menjengkelkan adalah basah kuyup oleh keringat. Saat suhu naik, berkeringat sangat sering terjadi. Ini juga bisa terjadi ketika Anda melakukan latihan intensif.

Meskipun keringat terasa menjengkelkan dan berbau, berkeringat adalah reaksi tubuh yang umum. Faktanya, yang mengejutkan Anda adalah bahwa berkeringat, reaksi alami adalah cara bagi tubuh Anda untuk melawan panas. Pada artikel sebelumnya tosupedia.com mengulas tentang tips agar Anda berkeringat lebih sedikit dan badan tetap wangi saat cuaca panas.

Apa yang dilakukan dengan berkeringat?

Berkeringat adalah fenomena alami ketika tubuh mengeluarkan cairan hidrasi seperti H2O, bersama dengan cairan kecil dan garam seperti amonia, garam, gula, dan urea. Ini adalah cara bagi tubuh Anda untuk mendinginkan ketika tingkat panas tubuh meningkat, kelenjar keringat mengaktifkan, melepaskan air ke permukaan, yang setelah menguap, mendinginkan kulit dan membantu mengatur aliran darah. Selama latihan, otot lebih panas, jadi lebih banyak keringat dibutuhkan. Berkeringat juga merupakan mekanisme tubuh untuk melepaskan racun ketika Anda berolahraga, melakukan aktivitas yang berat secara fisik, mengalami demam, atau merasa sangat cemas.

Inilah mengapa berkeringat baik untukmu

Meskipun keringat terasa menjengkelkan dan mengganggu, itu adalah fungsi yang sepenuhnya normal yang digunakan tubuh untuk mengatur suhu serta mengeluarkan kalsium, natrium, kalium bersama jejak logam berat dan bahan kimia seperti BPA, PCB, yang semuanya merupakan racun yang diproduksi secara organik dan membawa efek kesehatan yang merugikan, jika tidak dihilangkan tepat waktu.

Jika Anda berkeringat setelah berolahraga, itu adalah sinyal bahwa tubuh memberi tahu bahwa Anda berolahraga secara optimal, dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular yang baik.

Berkeringat menghilangkan racun

Karenanya, berkeringat mengeluarkan zat-zat kimia buruk ini dalam tubuh dan membuat Anda tetap sehat. Pikirkan seperti ini jika Anda tidak berkeringat, tubuh Anda akan tetap kepanasan. Ini adalah alasan yang sama mengapa banyak orang pergi ke sauna untuk mengeluarkan racun dan mengatasi stres.

Ada alasan lain mengapa berkeringat sangat baik. Keringat menarik beberapa jenis bakteri jahat dari tubuh dan mudah mengikat dirinya sendiri, karena itu, mengurangi kemungkinan mengembangkan infeksi kulit dan alergi, secara alami. Berkeringat juga mengeluarkan zat feromon, yang lagi-lagi merupakan jenis hormon yang dikeluarkan dari tubuh individu, yang dapat memengaruhi respon sosial dan seksual orang lain.

Apakah ada sesuatu jika terlalu banyak atau terlalu sedikit berkeringat?

Walaupun berkeringat adalah sesuatu yang tidak bisa Anda kendalikan, ada kalanya Anda merasa berkeringat berlebihan. Kondisi kesehatan tertentu yang sudah ada sebelumnya dapat memungkinkan Anda untuk berkeringat lebih dari yang biasanya Anda lakukan dengan panas tubuh internal biasa. Secara ilmiah, ini dikenal sebagai 'Hyperhidrosis'. Masalah kesehatan seperti memiliki kadar gula darah rendah, masalah tiroid atau tekanan darah yang salah kelola dapat membuat Anda lebih banyak berkeringat.

Dengan cara yang sama, berkeringat sangat sedikit, yang sekali lagi, terjadi ketika tubuh rendah atau kehabisan cairan atau garam yang menghidrasi. Ini dikenal sebagai 'Anhidrosis'. Kadang-kadang, kelainan kulit tertentu juga bisa membuat keringat sulit dan membutuhkan perawatan medis.

Apa yang bisa Anda lakukan?

Jika Anda khawatir akan keringat berlebih, pastikan Anda menjaga kadar hidrasi Anda. Minum banyak cairan, penuhi asupan air, dan hindari minuman seperti yang bergula, soda, dan kafein, atau yang mencelupkan keseimbangan elektrolit ke dalam tubuh.

Referensi: Time of India
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update