7 Tips Merawat Sepatu Kulit Bebas Bau dan Jamur Serta Warna Tetap Cemerlang

7-tips-merawat-sepatu-kulit
Sepatu kulit memang kerap terasa memiliki gengsi tersendiri, jika dibandingkan dengan sepatu berbahan lainnya.

Selain bagus untuk berbagai suasana, sepatu kulit juga sangat nyaman untuk digunakan. Namun bagaimana dengan cara merawatnya? Merawat sepatu kulit bisa sangat menyulitkan karena noda yang sulit hilang. Ada trik agar sepatu kulit Anda tetap bersih tanpa noda.

Nah, agar pesona sepatu kulit tak cepat memudar, tentu dibutuhkan perawatan yang tepat. Berikut ini adalah 7 tips merawat sepatu kulit:

1. Jangan disimpan menggunakan plastik

Nah, cara menyimpan yang pertama adalah sepatu kulit harus dijauhkan dari plastik. Plastik merupakan musuh terbesar bahan kulit, karena mampu menyerap warnanya hingga pudar. Menempelnya plastik pada bahan kulit juga membuat kulit menjadi lembap dan memicu timbulnya jamur.

Gunakan dust bag untuk menyimpan sepatu kulit, karena dirancang khusus untuk mempertahankan kualitas dan warna produk kulit. Setelah itu, masukkan ke dalam kotak sepatu. Agar bentuknya tidak berubah selama disimpan, isi sepatu dengan gumpalan koran.

2. Tambahkan gel silika untuk mengurangi kelembapan di tempat penyimpanan

Masukkan gel silika ke dalam sepatu kulit saat kamu akan menyimpannya. Perawatan sepatu kulit yang satu ini mungkin sering terlupakan. Gel silika ini berfungsi untuk menyerap kelembapan dari udara yang ada di sekitar tempat penyimpanan.

Soalnya, kondisi udara yang lembap berisiko membuat bahan kulit mudah teroksidasi sehingga memicu timbulnya jamur, bakteri, dan perubahan warna bahan.

3. Jangan dibersihkan dengan air, melainkan lotion khusus

Jika tas atau sepatu kulit kotor, sebaiknya jangan dibersihkan dengan lap basah. Melainkan gunakan lotion pembersih produk kulit. Membersihkannya pun bukan diusap, karena akan merusak permukaan bahan. Semprotkan pembersih pada spons lalu tepuk-tepukkan pada sepatu kulit.

4. Keluarkan sepatu kulit dari kotaknya setiap dua minggu

Penyimpanan yang terlalu lama akan membuat sepatu kulit lembap sehingga membuat permukaannya mudah mengelupas dan berbau tidak sedap. Sepatu bahan kulit juga butuh suhu udara normal untuk menjaga permukaannya tetap kering dan tidak lembap.

5. Jangan langsung simpan usai dipakai

Setelah digunakan seharian, keringat dari kaki akan menempel pada bagian dalam sepatu. Jika kamu langsung memasukkan sepatu kulit ke dalam kotak penyimpanan, keringat yang bersifat asam akan merusak kulit dan menimbulkan noda.

Bahkan, bagian dalam sepatu berisiko menjadi sarang jamur. Usai digunakan, masukkan spons kering ke dalam sepatu dan diamkan selama 30-60 menit agar spons menyerap sisa keringat. Bersihkan pula bagian luar sepatu kulit dari debu, dan setelahnya kamu boleh menyimpannya. 

6. Luangkan waktu untuk menyemir sepatu secara rutin

Agar sepatu kulit tetap terjaga kualitasnya, salah satu cara membersihkan sepatu kulit adalah kamu bisa secara rutin menyemir sepatumu. Proses semir secara rutin, akan membuat warna sepatu kembali cemerlang dan noda pun terhapuskan. Perhatikan warna semir yang kamu pilih, ya. Pastikan warna semir sepatu tersebut benar-benar sesuai dengan warna sepatu kulitmu.

7. Sepatu kulitmu basah? Coba keringkan dengan cara ini!

Lembap menjadi salah satu faktor yang akan membuat sepatu kulitmu memiliki bau yang kurang sedap dan ditumbuhi jamur. Untuk itu, jika sepatu kulitmu basah, cara mengeringkannya yang paling tepat adalah di bawah paparan sinar matahari. Tapi hati-hati paparan sinar matahari yang terlalu panas juga bisa membuat tekstur sepatu kulit rusak dan pecah-pecah.

Kamu bisa mengakalinya dengan menjemur sepatu kulit di ruangan tertutup yang terkena sinar matahari saja. Jika memang tak memiliki waktu banyak, kamu bisa menggunakan hair dryer. Tapi alasi dulu sepatu kulitmu menggunakan koran agar tak terlalu panas, ya.

sumber: Review Bukalapak