5 Tips Menabung Yang Benar Dengan Gaji Pas-pasan

5-tips-menabung-yang-benar-dengan-gaji-pas-pasan

Kita semua menyadari akan pentingnya menyisihkan sebagian penghasilan untuk kebutuhan masa depan, baik dengan menabung atau berinvestasi. Namun, dalam praktiknya, tidak semua orang mampu mendisiplinkan diri agar bisa rajin menabung untuk kebutuhan masa depan. Penyebabnya beragam. Ada yang memang karena tingkat kebutuhan terlalu besar dibandingkan tingkat penghasilan, gaji kecil dan ada pula yang gagal menabung karena terlalu boros. Bahkan saat penghasilan sudah meningkat, masih saja gagal menabung.

Jangan meremehkan kemampuan dan pemasukan Anda meskipun kecil. Anda yang bergaji kecil pun bisa menabung. Percayalah jika Anda fokus dan memiliki niat bulat untuk memiliki tabungan, hal itu akan terealisasi.

Lantas bagaimana caranya dapat mengontrol dan menyimpan uang tanpa harus kehabisan tiap bulannya? Berikut 5 tips menabung bagi para pekerja atau pegawai dengan gaji pas-pasan agar tidak boros.

1. Buatlah tujuan

Semakin detil sebuah tujuan, akan semakin bersemangat biasanya untuk menjalankannya. Tak terkecuali urusan menabung. Supaya aksi menabung berhasil, Anda bisa memulainya dengan menuliskan tujuan tabungan secara detil di sebuah catatan yang dapat Anda lihat sewaktu-waktu.

2. Bangun sistem otomatis

Hidup di tengah banyak godaan konsumerisme seperti saat ini, akan terlalu berat bila Anda berharap bisa disiplin menabung mengandalkan kemauan sendiri. Kemauan bisa naik turun tergoda keinginan untuk konsumtif. Apalagi bila Anda menyadari diri sebagai seseorang yang mudah “lapar mata” atau hobi belanja.

Jadi, supaya target menabung tidak gagal, yang harus Anda lakukan adalah membangun sistem menabung otomatis. Caranya mudah. Di rekening gaji atau payroll account, Anda bisa mengaktifkan fitur autodebet ke rekening khusus tabungan. Sebagai contoh, selama ini Anda mendapatkan transfer gaji pada tanggal 25 setiap bulan. Agar langkah menabung menjadi otomatis, aktifkan saja fitur autodebet setiap tanggal 26 ke rekening khusus tabungan atau investasi. Nilai yang bisa Anda sisihkan minimal 10%-20% dari total penghasilan rutin.

3. Catat pengeluaran

Setelah mencatat anggaran kebutuhan, Anda juga harus mencatat detail pengeluaran. Anda dapat membandingkannya dengan pengeluaran tanpa catatan anggaran untuk melihat apakah Anda menaatinya atau tidak.

Jika pengeluaran tidak sesuai dengan anggaran, Anda harus mengidentifikasi apa yang membuat Anda tidak menaati anggaran tersebut. Bisa jadi ada kejadian-kejadian tak terduga yang membuat Anda tidak bisa menabung atau memang Anda yang terlalu boros dengan barang yang tidak berguna.

4. Jadikan aset riil

Banyak orang mengaku terlalu sulit membiarkan uang “menganggur” di rekening. Alhasil, uang yang tersisa itu terus saja digunakan untuk konsumsi. Alhasil, cita-cita menabung pun jadi gagal terus. Anda mungkin mengalami hal seperti ini juga? Saatnya mengubah cara.

Mulai hari ini biasakan mengubah langsung uang yang Anda sisihkan menjadi tabungan tersebut ke dalam bentuk aset riil. Misalnya, emas. Jangan dulu malas membayangkan harus pergi ke toko emas untuk membeli. Zaman sekarang sudah banyak jalan untuk menabung emas tanpa ribet, misalnya melalui produk tabungan emas di Pegadaian, aplikasi tabungan emas digital yang saat ini tersedia juga diberbagai platform toko online terkenal, dan lain sebagainya.

Dengan mengubahnya menjadi aset riil seperti emas, Anda bukan hanya menyisihkan uang tetapi juga bisa menangkal inflasi dalam jangka panjang melalui investasi emas.

5. Lunasi semua utang

Sebelum memutuskan untuk menabung, ada baiknya untuk melunasi segala utang terlebih dahulu. Utang akan menjadi beban pikiran tersendiri apabila tidak segera dilunasi dan justru membuat keuangan semakin tercekik. Dengan bebasnya dari segala kewajiban membayar utang maka Anda akan semakin fokus menyisihkan uang untuk ditabung.

Itulah lima tips cara menabung yang benar bagi pegawai. Apakah Anda sudah menerapkan cara-cara tersebut? Disarankan untuk tidak tunda menabung karena banyak sekali manfaat di masa mendatang bila dari sekarang menerapkan kebiasaan baik ini.