Dampak Kesehatan Jika Kurang Mengkonsumsi Air Putih Saat Berbuka dan Sahur

dampak-kesehatan-jika-kurang-minum-air-putih

Air merupakan komponen utama bagi organ vital, seperti otak, hati, dan jantung. Tahukah Anda bahwa mengonsumsi banyak air putih baik untuk kesehatan tulang dan sel Anda. Karena sangat bermanfaat untuk tubuh, maka dianjurkan untuk mengonsumsi minimal dua liter air setiap harinya.

Jika kurang minum, gangguan pada sistem tubuh bisa terjadi. Bahkan, karena kurang minum bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Saat berpuasa, manusia pun tetap dianjurkan untuk minum yang cukup saat sahur dan berbuka.

Jika kita kurang mengkonsumsi air putih saat berbuka dan sahur, maka inilah dampak kesehatan yang ditimbulkan:

1. Sembelit

Jika Anda kurang mengonsumsi air putih selama berpuasa, jangan kaget jika tiba-tiba Anda mengalami masalah sembelit. Seperti diketahui, usus menjadi tempat tubuh membentuk kotoran. Dan usus besar, akan mengeluarkan banyak air untuk mempermudah keluarnya kotoran. Tapi, bila tidak ada cukup air dalam tubuh akan menyulitkan untuk membuang kotoran hingga menyebabkan sakit perut.

2. Bau mulut

Kurang minum, juga bisa menyebabkan aroma napas tak sedap. Apalagi, ketika Anda berpuasa. Seperti diketahui, air membantu tubuh memproduksi saliva dalam jumlah cukup. Jadi, jika Anda kurang minum, produksi saliva juga akan berkurang.

3. Menurunnya kinerja otot

Kebutuhan air manusia berbeda-beda. Tapi yang pasti, sebagian tubuh manusia berisi cairan sebanyak 60 persen. Bahkan beberapa organ sangat tinggi kadar airnya, seperti otak dan ginjal.

Oleh karenanya, jika otak dan ginjal kekurangan air, tubuh akan terganggu. Dengan kurangnya asupan air, kandungan kalium dalam tubuh juga menurun hingga mengakibatkan lemas dan berujung lumpuh, hingga menyebabkan kerja otot terganggu.

Nah itulah 3 dampak kesehatan yang ditimbulkan ketika kita kurang minum saat berbuka dan sahur.