6 Fakta Tentang Kopi yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

6-fakta-tentang-kopi
Budaya ngopi masih sangat kental di masyarakat Indonesia. Baik itu kopi hitam tradisional yang biasa dijual di warung, kopi instan sachet, kopi siap minum dalam botol, atau pun kopi buatan cafe.

Kopi dianggap bisa jadi moodbooster dan "obat" untuk pikiran yang penat. Sebagian besar akhirnya candu dan menjadikan minum kopi sebagai kebutuhan utama. Bahkan banyak yang bilang, "Mendingan gak makan daripada gak ngopi."

Lebih dari 2,25 juta cangkir kopi dikonsumsi yang membuatnya semakin populer, seperti dikutip dari BrightSide. Selain memberikan energi tambahan di pagi hari, kamu mungkin belum mengetahui sejumlah fakta tentang kopi berikut ini! Yuk simak:

1. Waktu meminum kopi yang tepat

Jika ingin meminum kopi untuk merasa lebih segar, kamu harus pilih waktu minum kopi yang tepat. Lebih baik kamu meminum kopi di saat sudah mulai merasa lelah. Ini akan membantu kamu mengisi kembali energi yang hilang. Namun tidak disarankan untuk meminum kopi sebelum tidur, karena ini akan dipastikan kamu mengalami insomnia.

2. Meningkatkan kerja obat

Peneliti dari Jerman menemukan bahwa interaksi antara kafein dan analgesik dapat meningkatkan efek yang ditimbulkan. Artinya kinerja obat pun menjadi meningkat.

3. Rentang waktu efek kopi

Jika kamu meminum kopi pada pukul 9 pagi, hanya akan tersisa 100 mg kopi yang tertinggal dalam sistem tubuh kamu. Namun jika Anda meminumnya pada pukul 3 sore, ini akan membantu Anda bertahan hingga malam hari.

4. Kopi giling hanya bertahan 15 menit

Jika kamu menggiling biji kopi yang segar, jangan biarkan lebih dari 15 menit. Lebih dari itu, kopi akan kehilangan aroma, rasanya berubah, dan akan menciptakan jenis kopi yang berbeda.

5. Membantu olahraga

Kafein meningkatkan adrenalin dalam tubuh dan membebaskan asam lemak dari jaringan adiposa yang mengarah pada hasil lebih baik ketika melakukan olahraga.

6. Kopi bisa dimakan

Karena kopi diproduksi dari buah, tidak heran jika sebenarnya bukan untuk diminum. Orang Afrika menggunakan biji kopi yang dicampur dengan lemak hewan untuk menciptakan rasa yang berbeda hingga menjadi pasta. Pasta ini dibuat dalam bentuk bola yang kemudian dimakan dan kemudian memberikan energi lebih pada tubuh orang yang mengkonsumsinya.