Jumat, 18 Mei 2018

8 Tips Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa

cegah-bau-mulut
foto: cikimis[dot]com
Saat berpuasa, mulut memang cenderung kering karena kamu tidak mengonsumsi air. Kekeringan mulut tersebut menyebabkan bau tidak sedap. Tentu saja, saat kamu beraktivitas di luar, apalagi kalau pekerjaanmu menuntut untuk bertemu banyak orang, kamu tak akan percaya diri jika sudah demikian.

Tapi tenang. Untuk menghindari bau mulut tidak sedap, berikut ini adalah 8 tips cegah bau mulut saat puasa.
 
Ada beragam tips untuk menjaga napas mulut tetap segar seperti mengunyah permen karet, makan permen mint atau mengunyah herbal. Namun, semua tips itu tentu tidak dapat dilakukan pada saat kamu berpuasa.

Berhubung durasi waktu berpuasa cukup panjang, sulit untuk menghindari kemungkinan napas mulai tidak segar saat menjalani ibadah yang satu ini. Ini tipsnya!

1. Makan makanan sehat seperti buah dan sayur saat sahur

Menyantap sayur dan buah adalah pembersih gigi alami yang bekerja membersihkan plak dan sisa makanan. Selain itu, sayur dan buah memiliki properti antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

2. Mengonsumsi karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat memang direkomendasikan, tetapi jenisnya harus yang mengandung karbohidrat lengkap dan bagus. Jika kurang karbohidrat, tubuh akan mengeluarkan ketones yang baunya tidak sedap dan ini akan membuat napas berbau tidak sedap. Makanlah pisang saat sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan menjaga tubuh menghasilkan ketones. Selain itu, makan pisang juga tidak akan mengganggu usaha orang untuk menurunkan berat badan.

3. Hisap dan kunyah jeruk atau lemon
 
Pada saat sahur dan buka puasa. Mengunyah jeruk atau lemon mampu meningkatkan produksi air liur sehingga mulut pun tak akan jadi kering dan bau.


4. Hindari makanan yang beraroma menyengat saat sahur, (misal jengkol, bawang putih atau bombai)

Serajin apapun gigi disikat di pagi harinya, bau jengkol, bawang putih atau bawang bombai akan tetap ada dalam aliran darah dan itu juga masuk ke paru-paru. Karena berpuasa, trik biasa untuk menghilangkan bau bawang putih ini tidak bisa dilakukan, sebaiknya hindari menyantap jengkol, bawang putih atau bawang bombai pada saat saut. Jika memang terpaksa, langsunglah menguyah lemon dan garam sebelum waktu imsak.

5. Hindari kopi dan keju.

Kedua jenis minuman dan makanan ini cenderung menyebabkan napas tidak enak. Jadi, hindari konsumsi ini saat sahur. Jika memang ingin, konsumsi di awal, jangan pada saat sahur.

6. Minum air banyak pada saat sahur

Kurang air dalam tubuh merupakan alasan utama dari napas tidak sedap. Jadi, pastikan asupan air yang cukup untuk tubuh setelah berbuka puasa. Setelah itu, minumlah air setiap setengah jam sekali mulai dari jam 7 malam hingga jam 3 pagi. Atau setidaknya tubuh mengonsumsi tiga liter air.

7. Sikat gigi

Setelah sahur, jangan lupa sikat gigi Anda dengan menyeluruh. Pastikan Anda menjangkau seluruh bagian dalam mulut, termasuk sela-sela gigi. Hal ini baik untuk mencegah sisa makanan tersangkut di mulut dan jadi tempat bakteri berkembang biak.

Sikat gigi di siang atau sore hari juga bisa jadi cara menghilangkan bau mulut saat puasa kalau benar-benar diperlukan. Namun, beberapa orang merasa kurang nyaman kalau harus sikat gigi dengan pasta gigi saat puasa. Maka cukup basahi sikat gigi dengan air saja, tak perlu pakai pasta gigi.

8. Bersihkan lidah

Lidah Anda juga bisa jadi sarang bakteri sehingga muncul bau mulut. Bila Anda merasa napas jadi tak sedap, Anda bisa membersihkan lidah dengan alat khusus pembersih lidah yang sekarang sudah banyak dijual di toko.

Anda tidak perlu pakai pasta gigi atau air untuk membersihkan lidah. Akan tetapi, pastikan alat pembersih lidah Anda selalu dalam keadaan bersih.
 
Nah, itulah beberapa tips cegah bau mulut saat berpuasa. Semoga bermanfaat.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search