Hot News

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

9 Tips yang Didukung Sains untuk Mempelajari Apa Pun Lebih Cepat

Belajar adalah proses mental spontan yang membutuhkan strategi. Jika Anda kesulitan dengan beberapa mata pelajaran, tosupedia dapat membantu Anda dengan 9 tips ini untuk mempelajari sesuatu dengan lebih cepat.
9-tips-yang-didukung-sains-untuk-mempelajari-apa-pun-lebih-cepat


Jika Anda salah satu dari orang-orang yang ingin mempelajari hal-hal baru dengan lebih cepat, berikut adalah 9 tips yang didukung sains untuk mempelajari sesuatu. Tips-tips berikut ini akan membantu Anda menjadi lebih gesit saat memahami, mengingat, dan mempelajari informasi baru. Selain itu, Anda akan dapat menyimpan semua informasi.

Setiap orang memiliki proses kognitif yang berbeda dan kompleks untuk belajar. Namun, jika Anda mengetahui dan mempraktikkan beberapa metode untuk membuatnya lebih cepat dan lebih mudah, otak Anda akan mengingat informasi secara efektif dan Anda akan mencapai tujuan Anda.

Pada artikel ini, tosupedia akan menyajikan beberapa tips yang diberikan sains agar kita belajar lebih cepat. Silahkan baca hingga selesai ya!

1. Teknik visual

Sebuah studi menunjukkan pentingnya penggunaan teknik visual sebagai metode pembelajaran yang inovatif dan alternatif. Ini menunjukkan bahwa penggunaan sumber daya seperti gambar, peta pikiran, dan infografis sangat berguna untuk mempelajari fakta sejarah, tanggal penting, data, teori, dan konsep.

Informasi disimpan di otak dengan cara yang dinamis dan didaktis. Selain itu, jika diproses secara kronologis dan bermakna, akan lebih mudah untuk mempelajari dan mengingat informasi ini saat kita perlu menggunakannya.

2. Kerja tim

9-tips-yang-didukung-sains-untuk-mempelajari-apa-pun-lebih-cepat

Investigasi, yang bertujuan untuk menentukan strategi pembelajaran yang paling banyak digunakan oleh siswa Escuela Superior Politécnica de Chimborazo, menunjukkan bahwa yang paling dominan dalam populasi ini terkait dengan kerja sama tim.

Studi ini menetapkan bahwa ketika siswa memiliki kemungkinan belajar dalam tim, mereka belajar lebih cepat. Ini meningkat jika bentuk percobaan dan kesalahan aktif disertakan. Demikian pula, mekanisme pembelajaran ini juga membuat pengetahuan yang diperoleh bertahan lebih lama.

Alasannya, dalam kerja tim ini digunakan teknik yang berbeda, seperti membaca, menulis, dan bentuk visual yang kemudian disosialisasikan atau dibagikan di antara teman sebaya.

3. Konsentrasi

Ketika Anda ingin belajar lebih cepat, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah langsung belajar. Ini berarti tidak ada gangguan atau kewajiban lainnya. Jika Anda menempatkan diri Anda dalam mode multitasking, akan lebih sulit untuk menyimpan informasi yang Anda inginkan.

Selain itu, setiap kali Anda terganggu, Anda perlu waktu 20 menit untuk berkonsentrasi kembali. Konsentrasi sangat penting sehingga studi tentang prestasi akademik menunjukkan bahwa kurangnya konsentrasi di sekolah membatasi perkembangan pengetahuan siswa.

4. Tuliskan apa yang telah Anda pelajari

Jika Anda sedang belajar dan telah mempelajari sesuatu yang baru, Anda harus mengambil selembar kertas dan pulpen dan menuliskannya. Ini bekerja sama jika Anda mencatat selama proses, karena ketika Anda membaca Anda belajar, tetapi ketika Anda menuliskannya Anda memperkuat kodifikasi informasi.

Faktanya, studi tentang dampak menulis sebagai metode pembelajaran telah menunjukkan bahwa menulis lebih dari sekadar keterampilan. Ini adalah metode menyimpan pengetahuan dan membantu memperbaiki cara dunia dipahami.

5. Berlatih

Tips lain yang didukung sains untuk mempelajari sesuatu dengan lebih cepat terletak pada mempraktikkan apa yang Anda pelajari. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan atau konten teoritis harus selalu disertai dengan praktik.

Setelah Anda berlatih, otak Anda akan mengkodekan momen itu dan, untuk kali berikutnya Anda harus melakukannya, Anda akan mendapat penguatan dan Anda akan melakukannya dengan lebih baik dan lebih baik lagi.

6. Ajari orang lain apa yang telah Anda pelajari

Ketika Anda menggunakan pengetahuan Anda untuk mengajar orang lain, Anda menggunakan kata-kata Anda sendiri untuk menjelaskan teori tentang sesuatu yang telah Anda kuasai. Oleh karena itu, Anda mengakses informasi yang telah Anda kodekan di otak Anda dan memperkuatnya setiap kali Anda mengucapkannya.

Di sisi lain, setiap kali Anda harus mengajar suatu mata pelajaran, bahkan jika Anda telah menguasainya, belajar adalah hal yang wajar untuk menjernihkan kemungkinan keraguan, juga memperkuat apa yang telah Anda pelajari. Dengan demikian, sedikit demi sedikit, Anda menjadi ahli.

7. Jangan takut melakukan kesalahan

Membuat kesalahan tidaklah salah; itu alami. Kesalahan membantu kita menginternalisasi bagaimana kita melakukan sesuatu dan apa yang dapat kita lakukan untuk memperbaikinya di lain waktu.

Faktanya, studi tentang pembelajaran motorik menunjukkan bahwa orang perlu sering berlatih, membuat kesalahan, dan memperbaikinya.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan proses pembelajaran dan mencapai tujuan membuat lebih sedikit kesalahan dan mengurangi upaya yang dilakukan dalam tugas atau mata pelajaran.

8. Belajar sedikit demi sedikit

Keterampilan lebih mudah dikuasai bila Anda mempelajarinya sedikit demi sedikit. Jika Anda memecah semua yang perlu dipelajari menjadi bagian-bagian kecil yang konkret, Anda berkonsentrasi untuk mempelajarinya satu per satu. Anda juga akan memberi diri Anda ruang untuk menguasai semua ilmu yang Anda cari tanpa menjadi jenuh.

Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya, dengan cara ini Anda akan dapat melakukan kesalahan, memecahkan, dan melanjutkan topik baru, memperkuat pengetahuan Anda. Jika Anda sabar, setelah Anda mempelajari segalanya dan mengumpulkan pengetahuan, Anda akan melihat bagaimana Anda akan memperoleh kemampuan yang unggul.

9. Tidurlah di antara sesi belajar

Banyak mahasiswa cenderung belajar tanpa istirahat dan mengabaikan tidur. Ternyata sebuah studi tentang hubungan antara tidur dan belajar menunjukkan bahwa tidur membantu menyimpan informasi dalam jangka panjang. Menurut penelitian ini, hal ini terjadi karena proses memori diaktifkan kembali.

Selain itu, sesi belajar bersamaan dengan tidur mengurangi jumlah latihan yang dibutuhkan hingga 50%. Selain itu, informasi dipertahankan jauh lebih baik dan untuk jangka waktu yang lebih lama. Jadi, idenya adalah mempelajari apa yang Anda butuhkan, tidur, dan kemudian kembali ke sesi Anda.

Para ahli yang menulis artikel ini menunjukkan bahwa sesi belajar yang ideal adalah 30 sampai 50 menit, beristirahat 1 jam, dan melanjutkan sesi lain selama 30 atau 50 menit.

Latih kiat-kiat yang didukung sains ini untuk mempelajari sesuatu dengan lebih cepat!

Seperti yang kami sebutkan, mempraktikkan kiat-kiat yang didukung sains ini untuk belajar lebih cepat dapat membawa banyak keuntungan bagi proses pembelajaran Anda. Mereka sangat sederhana dan mudah dipraktikkan, tetapi mereka akan membuat perbedaan besar dalam metodologi Anda.

Jika pembelajaran yang lebih baik adalah tujuan Anda, jangan puas hanya dengan satu tips. Praktikkan setidaknya dua kiat dan lihat cara kerjanya untuk Anda. Jika yang satu tampaknya tidak berguna, Anda dapat mencoba yang lain atau memperkuat yang berhasil.

Posting Komentar

0 Komentar