7 Air Terjun atau Curug di Jawa Barat yang Indah

7-air-terjun-atau-curug-di-jawa-barat

Indonesia memang negeri dengan sejuta pesona alam yang nggak perlu diragukan lagi. Mulai dari gunung, pantai, laut, hutan, taman, dan air terjun. Dari semua wisata alam ini, ada beberapa yang sudah dikelola sebagai objek wisata dan ada pula yang masih alami.

Kali ini tosupedia akan memanjakan kamu yang ingin sekadar berfoto ria atau bermain di air terjun di Jawa Barat yang indah dan masih cukup alami. Cocok sekali untuk liburan di akhir pekan. Di mana sajakah itu? Jom, menjelajah bersama!

1. Curug Citiis

curug-citiis
Curug Citiis

Curug adalah istilah untuk air terjun dalam bahasa Sunda. Masyarakat pasundan memang lebih akrab dengan curug daripada air terjun. Air terjun atau curug Citiis di kaki Gunung Guntur ini sudah menjadi tempat favorit bagi wisatawan di kota Garut. Meski terbilang sudah populer tapi Curug Citiis ini layak kamu kunjungi karena pesona alamnya yang masih sangat alami.

Untuk menuju ke curug yang memiliki ketinggian hingga 10 meter ini, kamu harus ke lokasi penambangan pasir terlebih dulu untuk memarkir kendaraanmu. Setelah itu, kamu tidak butuh waktu lama untuk berjalan kaki menuju surga alam di kaki Gunung Guntur ini. Dijamin, kamu bisa memulihkan pikiranmu tanpa perlu biaya besar!

2. Curug Dago

curug-dago
Curug Dago adalah jejak keindahan Bandung masa lalu. Abad ke-20, air terjun setinggi 15 meter ini terkenal akan keindahannya. Foto: Donny Iqbal/Mongabay Indonesia

Selain menyajikan keindahan alam yang sangat indah, Curug Dago ini memiliki nilai bersejarah tersendiri. Di sana terdapat sebuah prasasti batu peninggalan kerajaan Thailand pada 1818 Masehi. Bukti bahwa raja Thailand pada saat itu pernah berkunjung ke Nusantara. Saat ini, bangunan itu dirawat dan dijaga sebagai peninggalan bersejarah.

Kembali ke keindahan alamnya, Curug Dago memiliki akses yang cukup mudah untuk kamu lalui. Meski letaknya yang tersembunyi dan terbilang tidak mudah, capekmu akan langsung terbalas seketika kamu sampai di curug yang diapit oleh dua tebing yang agak tinggi ini.

Air terjun dengan ketinggian hampir 12 meter ini memiliki air yang nggak terlalu bagus untuk kamu mandi di bawahnya. Tapi setidaknya kamu bisa mengambil foto selfie atau wefie dengan pacar, sahabat, dan keluargamu. Tertarik?

3. Curug Lalay

curug-lalay
Landscape Curug Lalay. Foto: udaindra.blogspot.com

Dalam bahasa Sunda, Lalay memiliki arti kelelawar. Dan Curug Lalay ini memang dihuni banyak sekali kelelawar yang bergelantungan di sisi kiri curug. Makanya, curug yang berada di kawasan Taman Hutan Raya Juanda itu diberi nama Curug Lalay.

Curug yang memiliki tinggi 30 meter ini terletak bersembunyi di dalam lembah. Akses menuju ke curug ini memang agak susah. Kalau kamu ingin berkunjung ke curug yang berada di ketinggian 1800 mdpl ini, kamu perlu jalan kaki dengan sangat hati-hati.

Karena jalur yang bakal kamu lalui cukup terjal. Kamu perlu jalan kaki melewati perkebunan penduduk, menyusuri aliran sungai, naik turun bukit dan lembah. Dan, masih sangat sedikit wisatawan yang mampir ke curug ini loh! Hmm. Menarik, bukan?

4. Curug Tilu Leuwi Opat

Curug-Tilu-Leuwi-Opat-Cimahi
Foto: Mayasari Tita

Disebut Curug Tilu karena air terjun ini memiliki tiga tingkatan. Tilu dalam bahasa sunda berarti tiga. Ya, curug ini terdiri dari tiga air terjun yang bertingkat. Pertama atau hulu curug adalah curug Tilu Parapongpong atau yang sering disebut Curug Putri Layung. Meski curug ini berukuran lebih kecil, tetapi kolam air di bawahnya memiliki kedalaman yang cukup bahaya buat kamu mandi.

Curug berikutnya adalah Curug Kecapi. Curug ini terbilang pendek dan memiliki debit air yang cukup kecil, sehingga aliran airnya sangat cernih dan kamu bisa berenang di kolam ini. Air terjun yang terakhir diberi nama Curug Sawer.

Curug Tilu ini bukan hanya menyajikan pemandangan alam yang sangat indah. Banyak kegiatan alam yang bisa kamu nikmati di sini. Kamu bisa berarung jeram, outbound, camping, hingga nermain paint ball. Cukup dengan Rp7.000 rupiah, kamu bisa menikmati semua keindahan yang berlokasi di Kampung Ciwangun, desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parangpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Tertarik untuk berlibur?

5. Curug di kawasan Gunung Manglayang

Curug Cilengkrang atau Curug Batu Peti

Ada enam buah curug yang bisa kamu kunjungi di kawasan Gunung Manglayang, gunung yang terletak di sebelah timur kota Bandung. Keenam curug itu adalah Curug Batupeti, Curug Papak, Curuk Panganten, Curug Kacapi, Curug Dampit, dan Curug Leknan. Wah, sekali jalan, enam curug bisa kamu nikmati sekaligus loh!

Dengan Rp5.000 kamu sudah bisa masuk ke tempat wisata air terjun ini. Kalau kamu mau bawa kendaraan sendiri, nggak sampai Rp20.000 kok biaya masuknya. Apalah artinya tiket masuk kalau kamu bisa dimanjain dengan enam buah curug pada satu tempat sekaligus?

Curug pertama adalah Curug Batupeti. Curug ini dikenal sebagai tempat di mana legenda Sangkuriang menaruh perkakasnya untuk membuat perahu. Sebagai catatan, kawasan Gunung Manglayang ini memang identik dengan kisah legenda Sangkuriang.

Beranjak ke curug berikutnya, sebaiknya kamu jalan menyusuri tepi sungai daripada harus meniti tebing. Karena melalui sungai ini, kamu bisa menikmati panorama alam yang nggak bisa kamu temuin di kotamu. Lagipula, lewat tepi sungai lebih cepat dan tidak berbelit jalannya. Curug Papak menjadi air terjun kedua dalam rentetan curug di gunung ini.

6. Curug Cimahi

curug-cimahi
Curug Cimahi di siang hari

Curug Cimahi berasal dari nama sungai yang mengalir di atasnya, yakni sungai Cimahi yang berhulu di danau (Situ) Lembang dan mengalir ke Kota Cimahi. Curug yang memiliki tinggi 87 meter ini berada diketinggian 1050 mdpl dengan suhu berkisar antara 18-22 derajat Celcius. Lumayan dingin ya. Brrr!

Sebetulnya curug ini sudah lama ada dan marak dikunjungi wisatawan. Tetapi pihak Perhutani, badan yang bertanggung jawab mengelola curug ini melakukan sedikit inovasi. Guna menambah daya minat pengunjung, Perhutani menambahkan efek cahaya yang memantul pada air terjun Cimahi ini.
curug-pelangi
Curug Cimahi / Curug Pelangi malam hari

Betapa cantik penampakannya pada malam hari. Untuk itu, pihak Perhutani juga membangun dua dek view untuk pengunjung agar bisa menikmati ketenangan gemerlap dari jauh Curug Pelangi ini.

Hanya perubahan nama yang membuat curug yang terletak nggak jauh dari Universitas Advent Bandung ini menjadi semakin menarik untuk dikunjungi. Saat ini juga sudah terdapat mushola dan toilet buat kamu yang berkunjung ke sana. Akses menuju curug ini pun sudah semakin bagus. Jadi, kamu nggak perlu repot-repot berjalan kaki dengan trek yang sulit. Selamat piknik malam hari, Bestie!

7. Curug Leuwi Hejo

curug-leuwi-hejo
Curug Leuwi Hejo (Foto: Instagram/@ayutingting92)

Selain Puncak dan Sentul, Bogor juga memiliki keindahan alam yang lain yang nggak kalah cantik. Ya, Curug Leuwi Hejo telah menjadi primadona bagi Kota Seribu Angkot ini. Beralamat di Kampung Wangun Cileungsi Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, air terjun ini menjadi tujuan utama bagi kamu para wisatawan lokal. Kenapa? Karena akses menuju curug ini begitu mudah. Kamu bisa lewat Sentul City, Babakan Madang atau lewat Pasir Mukti, Citeureup.

Untuk keindahan panorama yang disajikan, kamu nggak perlu meragukannya. Meski tak memiliki ketinggian seperti curug lainnya, Curug Leuwi Hejo yang juga dikenal sebagai Curug Bengkok ini memiliki daya pikat tersendiri. Air terjun yang terbilang mini ini memiliki kolam air yang menampung kucuran air yang sempit, tetapi airnya sangat jernih dan berwarna kehijau-hijauan karena pantulan dedaunan yang memayunginya.

Itu dia beberapa curug yang bisa jadi referensi kamu buat liburan di Jawa Barat. Please ya jaga kebersihan lingkungan alam sekitar curug. Nggak mau kan, curug yang alami ini jadi rusak dan nggak kece lagi.

So, ke mana akhir pekanmu nanti, Bestie?