Tips Menanam Hidroponik di Rumah

Jika Anda ingin memiliki budidaya hidroponik sendiri di rumah, kami memiliki beberapa tips yang akan sangat berguna. Ikuti saran kami untuk membangunnya dan menghasilkan makanan organik.
tips-menanam-hidroponik-di-rumah
Hidroponik

Memiliki tanaman hidroponik di rumah memiliki keuntungan besar, termasuk akses ke makanan organik yang bisa Anda tanam sendiri. Hidroponik berasal dari kata Yunani hydros, yang berarti air, dan dalam ponos, yang berarti bekerja…bersama-sama berarti bekerja di dalam air.

Keuntungan utama dari tanaman hidroponik adalah mereka beradaptasi dengan semua ruang dan iklim dan Anda akan menjadi orang yang mengontrol kondisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh, terlepas dari kondisi cuaca. Demikian pula, jenis tanaman ini tidak memerlukan konstruksi atau pengembangan besar. Bahkan, jika Anda memiliki anak, Anda dapat membangunnya bersama mereka.

Keuntungan lain hidroponik adalah mengoptimalkan air yang ditambahkan ke dalamnya dan karenanya mengurangi konsumsi, seperti yang ditunjukkan oleh sebuah artikel dari Massachusetts Institute of Technology. Ini juga menyoroti bahwa jenis tanaman ini tidak memerlukan penggunaan pestisida.

Tips menanam hidroponik di rumah


1. Bangun hidroponik Anda tumbuh

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membangun hidroponik Anda sendiri. Ini adalah bahan yang Anda perlukan:
  • Wadah gelap yang besar, (jika tidak gelap, akarnya tidak akan tumbuh dengan baik).
  • Papan kayu (ukurannya sama dengan wadah gelap).
  • Pompa oksigenasi, seperti yang digunakan di akuarium.
  • Kecambah sayuran.
  • Solusi dengan nutrisi.
  • Tutup plastik.
  • Substrat untuk hidroponik seperti sabut kelapa, rock wool, tanah liat, atau batu perlit.

Sekarang kami akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk konstruksinya:
  • Buat lubang di wadah gelap untuk mengalirkan dan mengganti air.
  • Ambil papan kayu dan buat beberapa lubang di dalamnya dengan jarak antara sepuluh dan dua puluh sentimeter.
  • Tempatkan substrat dalam wadah dan kencangkan tanaman dengan batang. Tarik akar dengan sangat hati - hati di antara lubang-lubang di papan kayu.
  • Beri oksigen air dua kali sehari dengan pompa akuarium.

2. Menanam hidroponik di rumah: nutrisi
tips-menanam-hidroponik-di-rumah
Beri nutrisi yang diperlukan untuk tanaman hidroponik Anda

Bantu tanaman hidroponik Anda tumbuh sehat dan kuat dengan menerapkan nutrisi yang diperlukan untuk itu. Ini dibagi menjadi dua jenis: makro dan mikro. Di antara yang pertama adalah karbon, nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, hidrogen, belerang, dan oksigen, dan memiliki fungsi berkontribusi pada fungsi metabolisme seluler tanaman.

Kedua adalah zat gizi mikro seperti besi, seng, mangan, boron, tembaga, klorin, molibdenum, dan nikel. Anda bisa membeli larutan khusus yang sudah mengandung semua nutrisi ini. Pastikan Anda mengganti air setiap 15 hari dan berhati-hatilah agar hama tidak muncul dan merusak tanaman Anda.

3. Jenis tanaman

Di antara sayuran yang menonjol karena mudah ditanam secara hidroponik, seperti selada dan bayam menonjol. Serta herbal aromatik dan obat seperti lemon balm, mint, chamomile dan adas. Daftar di bawah ini juga menyebutkan tanaman lain:
  • Akar: singkong, wortel, lobak, dan bit.
  • Batang: kentang dan asparagus.
  • Daun: bawang putih, bawang merah, lobak, ketumbar, kol, dan seledri.
  • Bunga: kembang kol dan brokoli.
  • Buah: melon, semangka, terong, dan tomat.

Bercocok tanam hidroponik sendiri di rumah sangat mudah

Bahan-bahan yang Anda butuhkan untuk membuat hidroponik sendiri di rumah adalah bahan dasar dan pemasangannya lebih mudah. Lanjutkan dan tanam sayuran yang Anda konsumsi lebih sering. Teknik ini juga akan menghemat uang Anda dan Anda akan melihat dari hasil panen Anda bahwa kualitasnya jauh lebih baik daripada yang Anda beli di pasar.

Untuk menghindari masalah dengan tanaman Anda, periksa pertumbuhan hidroponik sesering mungkin dan jangan biarkan bau tak sedap muncul. Meskipun tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang baik, jangan biarkan masuk dari depan, karena dapat membakar daun dan menghentikan pertumbuhan.

Memiliki tanaman organik di rumah adalah langkah pertama untuk memulai pola makan yang lebih sehat dan gaya hidup yang lebih organik dan berkelanjutan.