Inilah 5 hal yang harus dilakukan wanita paruh baya untuk kesehatannya

inilah-yang-harus-dilakukan-wanita-paruh-baya-untuk-kesehatannya
Berikut ini 5 hal yang harus dilakukan oleh wanita paruh baya untuk kesehatannya. (Foto: freepik.com/jcomp)

Wanita sering kali meremehkan kesehatan mereka sendiri, karena mereka sibuk mengurus orang lain. Namun di tahun 2021, sangat penting bagi mereka untuk memprioritaskan kesehatan mereka, terutama karena pandemi masih berlanjut. Wanita paruh baya, khususnya, harus memutuskan untuk mengurus dirinya sendiri tahun ini. 

Masalah kesehatan yang biasa terlihat pada wanita paruh baya, antara usia 45 dan 60 tahun: 
  • Diabetes dan hipertensi
  • Obesitas
  • Menopause
  • Kanker
  • Depresi 

Apa yang dapat mereka lakukan untuk kesehatan mereka 

1. Makan makanan yang sehat: Menurut WHO, makanan sehat untuk orang dewasa harus mengandung buah-buahan, sayuran, polong-polongan (lentil dan kacang-kacangan), kacang-kacangan dan biji-bijian (jagung yang belum diolah, millet, oat, gandum dan beras merah). Lemak tak jenuh (ditemukan pada ikan, alpukat, kacang-kacangan, bunga matahari, kanola, dan minyak zaitun) lebih disukai daripada lemak jenuh (ditemukan dalam daging, mentega, minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, dan krim keju). Lemak trans industri (ditemukan dalam makanan olahan, makanan cepat saji, makanan ringan, gorengan, pizza beku, kue, margarin, dan olesan) tidak sehat dan harus dihindari. Kurang dari 5 g garam (setara dengan sekitar satu sendok teh) per hari harus digunakan dan garam harus beryodium. 

2. Olahraga teratur: Menjaga berat badan yang sehat (periksa BMI Anda) akan membantu mengurangi risiko diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke, obesitas, osteoporosis, risiko patah tulang, dan mungkin juga mengurangi risiko kanker tertentu, seperti usus besar, payudara, dll. Olahraga juga membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, mengurangi risiko depresi dan meningkatkan keterampilan mental yang menurun seiring bertambahnya usia. 

Aktivitas fisik dengan intensitas sedang dapat mencakup jalan cepat, berenang, bersepeda, hiking, menari, aerobik, berkebun, pekerjaan rumah tangga, dll. Setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang harus dilakukan sepanjang minggu. 

3. Berhenti merokok: Bersamaan dengan itu, berhenti merokok bagi wanita perokok dan juga mengurangi alkohol akan sangat membantu dalam mengurangi risiko kanker dan penyakit paru-paru. 

4. Pemeriksaan kesehatan rutin untuk diabetes, anemia, kolesterol dan hipertensi paling tidak setahun sekali. 

5. Skrining untuk kanker payudara dan serviks secara teratur seperti yang direkomendasikan oleh dokter Anda adalah suatu keharusan. Kanker payudara dapat dideteksi lebih awal dengan mamogram secara teratur, dan kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan pap smear secara teratur. 

Wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara, ovarium atau usus besar harus membicarakan hal ini dengan dokter mereka.