4 makanan pahit ini dapat menurunkan gula darah secara alami, cocok untuk penderita diabetes

4-makanan-pahit-ini-dapat-menurunkan-gula-darah-secara-alami
Inilah cara Anda mengontrol gula darah secara alami. Gambar: Shutterstock

Sangat menakutkan bagaimana diabetes hampir berubah menjadi epidemi dalam beberapa dekade terakhir, dengan pola makan yang buruk dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak menjadi cara hidup. Angka-angka itu membuktikan fakta ini. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), prevalensi global diabetes pada orang dewasa di atas usia 18 tahun telah meningkat dari 4,7% pada tahun 1980 menjadi 8,5% pada tahun 2014. Itu tidak berakhir di sini, karena WHO juga telah mengatakan bahwa diabetes bisa menjadi penyebab utama kematian ketujuh pada tahun 2030. 

Masalah dengan diabetes adalah penyakit ini memengaruhi setiap organ di tubuh Anda, baik itu ginjal, jantung, atau pankreas. Meskipun ada obat untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap terkendali, penting untuk memahami pentingnya pola makan bergizi yang mencakup makanan dengan indeks glikemik rendah. 

Menurut definisi, indeks glikemik adalah peringkat relatif karbohidrat dalam makanan, menurut bagaimana pengaruhnya terhadap kadar glukosa darah. Karbohidrat yang memiliki nilai GI rendah, 55 atau kurang, dicerna secara perlahan, diserap, dan dimetabolisme dan tidak menyebabkan lonjakan glukosa darah. 

Jadi tanpa basa-basi lagi, mari kita ketahui tentang beberapa makanan yang rasanya pahit, tetapi sangat membantu untuk diabetes : 

1. Pare 

Seperti yang kita ketahui sayuran ini rasanya cukup pahit, dan itulah mengapa ini benar-benar bukan favorit orang! Apapun masalahnya, penderita diabetes harus makan labu pahit atau karela, karena membantu memanfaatkan gula dengan cara yang memadai, dan tidak mengubahnya menjadi lemak. Dan itu berarti Anda juga menurunkan berat badan! 

Semua karena pare mengandung polipeptida-p atau p-insulin, yang telah terbukti mengontrol diabetes secara alami. 

2. Kale 

Dari seluruh sayuran super sehat, Kale (Brassica oleracea acephala) adalah ratunya. Kale, jelas merupakan salah satu makanan nabati yang paling sehat dan paling bergizi yang ada. Kale merupakan jenis sayuran dengan daun berwarna hijau atau ungu kebiruan (tergantung kultivar. Meski pun kale merupakan sayuran super sehat, kehadirannya di masyarakat Indonesia belum seumum sayuran lainnya. Padahal kale sarat dengan segala macam senyawa bermanfaat, beberapa di antaranya memiliki sifat obat kuat. 

Penderita diabetes sulit menemukan makanan yang cocok yang tidak akan meningkatkan kadar gula darah mereka, tetapi seringkali dengan hanya memasukkan lebih banyak sayuran dalam diet mereka sehingga masalah dapat diselesaikan. Kale sebenarnya bebas gula, karbohidrat sangat rendah dalam skala yang lebih besar, dan nutrisi padat. Semua faktor ini berkontribusi pada efek modulasi gula darah kale, tetapi juga fakta bahwa ia mengandung banyak serat. 

Satu ikat kale memasok sekitar 5% dari asupan serat yang direkomendasikan setiap hari, yang dapat membantu mengurangi kecepatan penyerapan glukosa ke dalam darah ketika dikonsumsi dengan makanan kaya karbohidrat lainnya. 

3. Bayam 

Bayam (Amaranthus)adalah tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. 

Sayuran ini tidak mengandung tepung dan ramah diabetes. Sayuran ini mengandung banyak serat, yang membantu mengendalikan kadar gula darah Anda. Selain itu, makanan favorit Popeye dalam cerita kartun ini memiliki indeks glikemik rendah, dan kaya akan nutrisi seperti vitamin A dan lutein, vitamin C, E dan K, magnesium, mangan, folat, zat besi, dan tembaga. 

4. Biji wijen 

Sekali lagi, biji ini terasa lebih enak, tetapi mereka akan menambah rasa manis yang tepat untuk kesehatan Anda. Itu karena biji wijen dikenal dapat mengontrol kadar gula darah, dan juga bagus untuk kesehatan usus besar. Sesuai studi yang dilakukan oleh Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2011, mereka yang menderita diabetes tipe 2 diberi minyak wijen, dan mereka mengalami penurunan kadar gula darah yang lebih besar daripada mereka yang tidak mengkonsumsinya. 

Nah, sekarang setelah Anda mengetahui semua tentang ini, saatnya untuk menyimpannya, dan mengelola kadar gula darah Anda secara efektif!