Notification

×

Iklan

Iklan

Mengenal Decluttering, Belajar Hidup dengan Sedikit Barang (Minimalis)

Kamis, 15 Oktober 2020 | 17:09 WIB Last Updated 2020-10-15T10:09:30Z
mengenal-decluttering-belajar-hidup-minimalis
Foto: fostersignaturehomes.com

Anda mungkin udah pernah dengar soal gaya hidup minimalis. Nah, untuk memulai gaya hidup minimalis Anda bisa memulainya dengan melakukan decluttering. Apa itu decluttering?

Istilah decluttering dipopulerkan oleh Peter Walsh dari Amerika lebih dari satu dasawarsa silam dan saat ini dihubungkan dengan Marie Kondo asal Jepang yang memperkenalkan metode Kon Mari sebagai seni dalam membereskan rumah. Metode ini sangat relevan untuk penghuni rumah berkonsep minimalis yang menginginkan hal yang simple dan praktis.

mengenal-decluttering-belajar-hidup-minimalis
Marie Kondo,"pakar" beberes rumah. (Foto: konmari.com)


Pengertian Decluttering

Decluttering pada dasarnya memiliki arti remove unecessary items from an untidy or overcrowded place. Atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai menyingkirkan barang-barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menyimpan barang-barang yang memang dibutuhkan.

Jadi, decluttering itu bukan sekedar kegiatan beres-beres biasa. Bukan sekedar menyapu dan mengepel lalu selesai. Bukan sekedar menata barang-barang agar terlihat rapi. Dalam melakukan decluttering, Anda harus pandai menyortir barang-barang yang Anda miliki. Anda harus bisa menentukan mana saja barang-barang yang harus Anda simpan, mana barang-barang yang harus Anda buang, hingga mana barang-barang yang bisa Anda donasikan.

Nah, ketika harus membereskan kamar atau bahkan seisi rumah secara total, Anda mungkin bingung dari mana memulainya. Kalau Anda sudah punya niat dan waktu untuk melakukan decluttering, ada banyak metode yang bisa Anda contek. Inilah beberapa diantaranya:

Metode 4 kotak

Kalau mau mengikuti metode ini, Anda dapat menyortir benda-benda dengan bantuan 4 buah kotak. Kotak-kotak tersebut untuk membantu menyortir barang dengan kategori “simpan”, “pindahkan”, “buang”, dan “berikan”. Mudah sekali bukan?

Metode KonMari

Metode KonMari banyak jadi bahan perbincangan belakangan ini. KonMari method diciptakan oleh pengarang buku The Life-Changing Magic of Tidying Up yaitu Marie Kondo. Terdapat 2 macam bentuk kegiatan beres-beres. Kegiatan yang dimaksud yaitu daily tidying (mengembalikan barang yang dipakai ke tempat semula) dan special event tidying. Decluttering tergolong special event tidying. Proses tersebut dimulai dengan membuang apa yang tidak diperlukan. Anda bisa cari tahu lebih lengkap dalam bukunya The Life-Changing Magic of Tidying Up.

Minimalist game

Minimalist game adalah metode yang dicetuskan oleh Ryan Nicodemus dan Joshua Fields Millburn. Pada metode ini, kegiatan decluttering diubah menjadi semacam game. Anda bisa menemukan metode ini di media sosial dengan tagar #minsgame. Minimalist game biasanya dapat mulai dilakukan di awal bulan atau tanggal 1. Anda harus memilih barang yang akan disingkirkan sesuai tanggal. Artinya, di tanggal 1, Anda harus menyingkirkan 1 barang. Lalu tanggal 2, menyingkirkan 2 barang, dan seterusnya. Jadi dalam sebulan, gak kerasa Anda bakal menyingkirkan ratusan barang!

Packing party

Metode ini juga dicetuskan oleh Ryan Nicodemus dan Joshua Fields Millburn. Jika menggunakan metode Packing Party, Anda harus membayangkan akan pindahan, yang artinya hanya membawa barang yang penting saja.

Benda-benda yang perlu dikeluarkan itu tidak melulu kecil, ada juga yang besar seperti lemari dan perabotan. Jika dikumpulkan semuanya bisa memenuhi satu bak pickup, kata seorang pelaku decluttering. Namun, kebanyakan orang sering suka bingung untuk memulainya dari mana. Sebagai tahap awal, decluttering dapat dilakukan terhadap barang-barang yang sering dipakai seperti sepatu dan sandal. Cobalah amati rak sepatu di rumah, pasti ada beberapa pasang sepatu/sandal yang sudah jarang sekali digunakan. Benda-benda ini bisa disumbangkan atau dijual kembali.

Botol-botol plastik bekas acap lupa dibuang padahal sudah tidak ada fungsinya lagi. Kumpulkan saja dan serahkan kepada pengumpul barang bekas. Kemudian tumpukan koran, majalah, atau kertas kerja yang sudah tidak lagi terpakai sangat pantas untuk dibereskan. Barang-barang ini sering kali kita abaikan di sudut rumah meski sudah tidak terpakai.

Berikut ini adalah infografik decluttering di rumah semoga menginspirasi Anda

mengenal-decluttering-belajar-hidup-minimalis
Infografik decluttering (foto: dekoruma)

referensi: CekAja & Dekoruma
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update