Notification

×

Iklan

Iklan

Kemana Lemak Kita Pergi, Saat Kita Menurunkan Berat Badan?

Kamis, 25 Juni 2020 | 21:59 WIB Last Updated 2020-06-25T14:59:54Z

kemana-lemak-kita-pergi
Foto: Instagram @himynameiserni
Bagaimana nasib lemak setelah penurunan berat badan? Kemana perginya dan bagaimana?

Ketika kita bekerja keras dan melakukan latihan fisik, kita melepaskan kalori ekstra itu. Pernahkah Anda berpikir bahwa di mana berat badan itu hilang? Atau bagaimana nasib lemak setelah penurunan berat badan? Kemana perginya dan bagaimana? 

Sampai sekarang, ada teori yang berbeda untuk itu. Salah satu teori mengatakan bahwa sel-sel lemak menyusut ketika berat badan turun. Teori lain menyatakan bahwa itu digunakan sebagai energi dalam melakukan berbagai tugas. Kepercayaan populer lainnya mengatakan bahwa itu akan diubah menjadi otot. Tetapi sebuah artikel baru-baru ini di BMJ (British Medical Journal) menyangkal semua kesalahpahaman ini dan telah memberikan teori yang sama sekali baru dengan latar belakang logis yang kuat. Dikatakan kita menghembuskan sebagian besar lemak saat kita menurunkan berat badan. 

Andrew Brown dan Ruben Meerman berpendapat tentang pertanyaan itu, di mana lemak hilang ketika berat badan turun? Brown adalah ahli biokimia terkenal dari Universitas New South Wales sementara Meerman adalah mantan fisikawan dan juga bintang TV Australia yang populer. Dalam artikel BMJ, Brown menyatakan ada "ketidaktahuan yang mengejutkan dan kebingungan tentang proses metabolisme penurunan berat badan." "Jawaban yang benar adalah bahwa sebagian besar massa dihembuskan sebagai karbon dioksida,". Lebih jauh, Meerman berkata, “ Ia pergi ke udara yang tipis ” 

Jadi, apa yang Brown dan Meerman temukan? Nah, perhitungan Brown dan Meerman yang baru ditemukan menjelaskan bahwa ketika seseorang kehilangan berat badan, sebagian besar lemaknya dihembuskan. 

Simak untuk Pemahaman yang Lebih Baik 

Untuk memahami hal-hal dengan cara yang lebih baik, penting untuk melihat sekilas informasi dasar. 

Apa itu Lemak? 

kemana-lemak-kita-pergi
Jumlah kelebihan protein dan karbohidrat bisa diubah menjadi trigliserida. Trigliserida terdiri dari trio sebagai karbon, hidrogen dan oksigen. Trigliserida ini terakumulasi dalam sel-sel lemak. 
Mengapa lemak terbentuk? 

Sebelum kita membahas bagaimana lemak hilang dan kemana perginya, sama pentingnya untuk mengetahui bahwa mengapa kita mendapatkan kelebihan lemak. Jawabannya sederhana. Ketika konsumsi kalori melampaui dispersi kalori, lemak terbentuk. Dengan kata lain, ketika kita mengonsumsi kalori berlebih tetapi tidak menggunakannya dalam aktivitas apa pun, tubuh kita mengubah kalori ini menjadi lemak.
 

Apa Yang Terjadi Ketika Kita Menurunkan Berat Badan? 

Kita semua membutuhkan energi untuk melakukan segala jenis kegiatan atau tugas. Jadi, dari mana kita mendapatkan energi ini? Tentu saja, kita mendapatkannya dari makanan yang kita konsumsi. Sejauh tubuh mendapat suplai makanan, ia mendapat energi dari luar, yaitu makanan yang kita ambil. Tetapi begitu ada kekurangan dalam pasokan ini, tubuh mulai mengambil energi dari dalam. Ketika kita melakukan aktivitas fisik yang ketat atau berolahraga dan membatasi asupan kalori berlebih kita, tubuh mulai mengambil energi dari dalam. 

Ketika output energi tinggi, kita mulai kehilangan lemak ketika sel-sel lemak mulai rusak. Kerusakan sel-sel lemak berarti pemecahan trigliserida yang mencakup karbon, hidrogen, dan oksigen. Ketika kita menurunkan berat badan, kita sebenarnya, mencoba memetabolisme karbon, hidrogen, dan oksigen dalam sel-sel lemak kita. Dengan kata lain, kita menggerakkan trigliserida. 

Dalam situasi di mana tubuh kita mulai mendapatkan energi dari sel-sel lemak, trigliserida mulai dibebaskan. Pemecahan lemak atau prosedur pembebasan menyediakan empat produk dari setiap trigliserida. Keempat produk ini termasuk tiga asam lemak dan satu gliserol. 

Ukuran sel lemak berkurang ketika jumlah trigliserida membebaskan meningkat. Produk pemecah lemak ini dapat dioksidasi seperti bahan bakar untuk produksi energi. 

Apa Informasi Baru Ini Mengungkapkan? 

Sampai sekarang, kita semua tahu bahwa lemak dapat digunakan untuk menghasilkan energi ketika teroksidasi. Studi terbaru dan pendapat para ahli telah menambah nilai baru pada informasi ini. Dikatakan bahwa selama prosedur pemecahan lemak, satu molekul trigliserida (TG) ditransformasikan menjadi sekelompok karbon dioksida dan air. 

Artikel terbaru dalam British journal mengatakan bahwa jika seseorang kehilangan 10 kg berat badan, itu berarti 84% lemak dihembuskan sebagai karbon dioksida sementara 16% lemak keluar sebagai air dalam bentuk keringat, urin, dll. 

Kesimpulan Utama 

Kesimpulan utama dari seluruh artikel adalah bahwa ketika kita menurunkan berat badan, sebagian besar lemak dihembuskan dalam bentuk karbon dioksida. Jumlah sisa kalori yang hilang ini keluar dalam bentuk cairan tubuh. Studi dan penelitian baru akan terus meningkat seiring waktu tetapi satu hal yang pasti. 

Jika kita makan makanan sehat, menghindari stres dan mengikuti gaya hidup sehat, kita pasti akan mencapai umur yang sehat dan panjang!
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru Update