Berapa Gelas Air Yang Harus Anda Minum Dalam Sehari?

berapa-gelas-air-yang-harus-anda-minum-dalam-sehari
Foto: Freepik

Pertanyaan paling sederhana ini terkadang tidak memiliki jawaban yang mudah. Kita semua telah mendengar berulang kali tentang pentingnya minum air. Ada yang bilang 8 gelas air itu penting dalam sehari, ada yang bilang minum sebanyak yang diminta tubuh Anda. Ini yang membuat kita sedikit bingung.

Karena ketika menyangkut air, tidak ada satu formula yang cocok untuk semua. Berapa banyak air yang dibutuhkan seseorang tergantung pada aktivitas fisik, usia, dan lainnya.

Asupan air harian

Kita kehilangan air melalui napas, urin, buang air besar, dan berkeringat. Agar tubuh kita berfungsi secara optimal, kita perlu mengisi kembali persediaan air yang hilang ini dengan mengonsumsi lebih banyak air.

Menurut penelitian, rata-rata orang dewasa sehat yang hidup dalam lingkungan iklim sedang:
  • Sekitar 15,5 gelas (3,7 liter) cairan untuk pria
  • Sekitar 11,5 gelas (2,7 liter) cairan sehari untuk wanita

Rekomendasi ini juga termasuk cairan dari minuman dan makanan lain. Sekitar 20 persen dari asupan cairan harian kita berasal dari makanan dan minuman lain.

Minum delapan gelas air sehari terdengar mudah diingat dan diikuti tetapi tidak cocok untuk semua orang. Seseorang yang menghabiskan sepanjang hari di AC dan tidak terlibat dalam aktivitas fisik apa pun mungkin membutuhkan kurang dari 8 gelas sehari. Sementara seseorang yang bekerja di bawah terik matahari mungkin membutuhkan lebih banyak minum.

Faktor harian yang memengaruhi kebutuhan air Anda

Latihan atau berolahraga: Jika Anda terlibat dalam beberapa aktivitas fisik yang membuat Anda berkeringat, Anda perlu air tambahan untuk menutupi kehilangan cairan. Saat berolahraga, minumlah air sebelum, selama, dan setelah berolahraga. Jika Anda melakukan aktivitas fisik yang intens, Anda dapat memilih minuman olahraga atau isotonik yang dapat membantu menggantikan mineral yang hilang selama latihan.

Cuaca: Saat cuaca panas dan lembab dapat membuat seseorang berkeringat lebih banyak dan kehilangan lebih banyak cairan tubuh. Terkadang cuaca panas yang ekstrem juga dapat menyebabkan dehidrasi. Karena itu disarankan untuk tetap minum air dan minuman dingin lainnya di cuaca panas.

Kesehatan secara keseluruhan: Tubuh Anda bisa kehilangan cairan saat Anda diare dan muntah. Minumlah lebih banyak air dan larutan oralit dalam kasus ini. Beberapa kondisi lain seperti infeksi kandung kemih dan infeksi saluran kemih mungkin juga mengharuskan Anda untuk mengambil lebih banyak cairan.

Kehamilan dan menyusui: Saat wanita hamil atau menyusui, membutuhkan cairan tambahan agar tetap terhidrasi. Menurut penelitian, wanita hamil harus minum sekitar 2,4 liter cairan dan wanita menyusui membutuhkan 3,1 liter air setiap hari.

Sumber air lainnya

Anda tidak hanya perlu mengandalkan air minum saja untuk melengkapi asupan cairan tubuh. Banyak buah dan sayuran seperti bayam dan semangka juga 100 persen memiliki kandungan air.

Minuman lain seperti susu, jus, dan minum teh. Minuman olahraga (isotonik) juga membantu memenuhi asupan air. Tetapi seseorang harus minum minuman olahraga atau isotonik hanya ketika mereka berolahraga. Ini membantu menggantikan elektrolit yang hilang melalui keringat dan gula yang dibutuhkan untuk energi lebih banyak.

Cara mengetahui Anda terhidrasi
  • Jika Anda jarang merasa haus
  • Urin Anda tidak berwarna atau berwarna kuning muda

Berikut cara sederhana agar Anda tetap terhidrasi
  • Minum segelas air setiap habis makan
  • Minumlah air sebelum, sesudah dan selama berolahraga
  • Ketika Anda merasa lapar setelah makan, minumlah air untuk menghilangkan rasa lapar kembali.

Meskipun sangat jarang, minum air terlalu banyak. Ketika ginjal Anda tidak dapat mengeluarkan air, kandungan natrium dalam darah Anda terdilusi (hiponatremia), kondisi tersebut dapat mengancam jiwa Anda.