Jika Kamu Melamar Kerja, Yuk Ikuti Tips Ini Bisa Bikin HRD Terkesan

Jika Kamu Melamar Kerja, Yuk Ikuti Tips Ini Bisa Bikin HRD Terkesan
Photo: Unsplash.com / Sebastian Herrmann
Saat melamar pekerjaan di satu perusahaan atau manufaktur, tentu kamu bukan satu-satunya kandidat. Oleh karena itu, penting bagimu untuk tahu cara melamar kerja yang dapat membuat HRD terkesan.

Dengan begini, peluangmu mengalahkan kandidat lainnya akan lebih besar. Berikut ini adalah 8 tips melamar kerja yang tepat dan perlu kamu ketahui. 

1. Pilih bidang yang sama

Jika kamu memilih untuk melamar pekerjaan pada bidang yang sama dengan posisi kamu saat ini atau sesuai dengan ijazah yang dimiliki dengan bidang yang dilamar, maka pihak HRD akan melihatnya sebagai satu nilai plus.

Kamu bisa menggunakan pengalaman kerja yang ada saat ini atau sebelumnya, untuk meningkatkan posisi tawarmu.

Dengan demikian, perekrut bisa yakin, kamu kandidat yang menekuni bidang yang dilamar, dan memang memiliki kualifikasi pada bidang tersebut.

Bagaimana jika kamu seorang fresh graduates, dan belum memiliki pengalaman kerja?

Jangan khawatir, kamu bisa membuat blog, dan tulisan untuk dijadikan sebagai portofolio, sertifikat Praktek Kerja Lapangan atau Sertifikat Kompetensi waktu di sekolah. Pasalnya, ini akan menjadi kekuatan tersendiri untukmu di mata HRD. 

2. Sebut gaji dengan jujur

Memang, pertanyaan dari HRD tentang gaji di kantor sebelumnya, dan ekspektasi gaji yang kamu inginkan kerap membuat dilema.

Namun percayalah, kejujuran adalah hal terbaik. Hindari berbohong soal gajimu saat ini.

Hati-hati, karena HRD memiliki jaringan yang luas. Jika perekrut ternyata mengetahui kamu berbohong, maka hal ini dapat berisiko membuat proses rekrutmenmu di kemudan hari akan menghadapi masalah. 

3. Pasang foto profesional

Jika kamu memang menyertakan foto dalam CV, pastikan fotomu nampak profesional. Hindari menggunakan berbagai efek demi membuat wajah lebih cantik, atau lebih tampan di foto.

Pasalnya, hal ini justru akan membuat fotomu nampak tidak profesional, dan akhirnya membuat HRD mengurungkan niatnya untuk merekrutmu. Ingatlah untuk mengenakan pakaian formal, seperti blazer dan backgroud formal misalnya backgroud foto merah saat membuat pasfoto. Ini menjadi akan nilai plus di mata HRD. 

4. Perhatikan cover letter dengan baik

Cover letter adalah sebuah surat pengantar dari dokumen CV yang akan kamu kirimkan. Biasanya, Cover Letter berisi: Paragraf pembuka: dari mana kamu tahu info lowongan pekerjaan ini, dan kenapa kamu tertarik dengan lowongan pekerjaan ini.

Cover letter berfungsi untuk mencerminkan dirimu dan bagaimana kemampuanmu. Oleh karena itu, penting bagimu untuk dapat membuat cover letter yang mampu membuat HRD terkesan.

Selain perkenalan singkat mengenai dirimu, kamu juga perlu menyertakan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar.

Jika kamu adalah lulusan baru, umumnya tak banyak pengalaman bekerja yang kamu miliki. Karena itu, cover letter yang kamu buat sebaiknya berfokus pada kemampuan-kemampuanmu, dan pengetahuanmu seputar perusahaan yang kamu lamar.

Jika kamu memiliki pengalaman kerja selama masa sekolah atau kuliah, tentu hal ini dapat menjadi nilai lebih dan penting untuk kamu cantumkan juga.

Jika kamu masih bingung, cobalah untuk melihat contoh cover letter yang tepat. Agar kamu usahamu dalam mendapatkan kerja dapat berjalan lancar.

5. Hindari terlalu sering berganti pekerjaan

Poin ini khusus bagi yang sudah bekerja sebelumnya. Meski saat ini job hopping atau berganti-ganti pekerjaan nampak umum, HRD ternyata memperhatikan hal ini. Begitu juga dengan jangka waktumu bekerja di perusahaan sebelumnya.

Jika kamu bekerja dalam waktu yang cukup lama di suatu perusahaan atau tempat kerja, maka HRD bisa melihat loyalitasmu dalam posisi tertentu. Ini pun menjadi pertimbangan tersendiri bagi perusahaan untuk merekrutmu. 

6. Lakukan riset kecil mengenai perusahaan tempat kamu melamar kerja

Sebelum mengirimkan lamaran, atau sebelum kamu datang interview, ada baiknya kamu melakukan riset kecil mengenai perusahaan atau tempat kerja yang akan dilamar tersebut.

Sehingga kamu tahu seperti apa perusahaan tersebut, bagaimana bisnis model perusahaan tersebut, siapa target pengguna perusahaan tersebut, dan apa kontribusi yang bisa kamu berikan kepada perusahaan tersebut.

Jika kamu sudah mengetahui beberapa hal ini, tentu akan menjadi nilai lebih untukmu. Baik HRD atau calon user juga akan terkesan denganmu. 

7. Poles profil sosial media

Di era digital ini, semakin banyak perekrut yang mencari dan mengintip akun media sosial kandidat atau pelamar.

Pasalnya, media sosial juga dipercaya dapat menjadi perwakilan karakter seseorang. Nah, agar dapat membuat HRD terkesan, cobalah untuk mempercantik profil media sosial milikmu, termasuk LinkedIn dan Facebook jangan gunakan nama profil atau foto profil palsu termasuk status alay.

Selain memerhatikan foto, ingatlah juga untuk mencantumkan pencapaianmu selama ini, dan detail job description.

Dengan begini, selain dapat mengira karaktermu, mereka juga memiliki gambaran kemampuan yang kamu miliki. 

8. Percantik portofolio

Tidak lengkap rasanya saat kamu menyertakan cover letter yang baik, namun kamu lupa mencantumkan portofolio hasil dari pekerjaanmu.

Melalui portofolio yang bagus dan menarik, secara tidak langsung kamu memberitahu perusahaan bahwa kamu memiliki pengalaman dan kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
 
referensi: ekrut.com