Notification

×

Iklan

Iklan

6 Dampak Positif Bagi Kesehatan Ketika Berpuasa Ramadan

Rabu, 13 Mei 2020 | 11:14 WIB Last Updated 2020-05-13T04:14:57Z
6 Dampak Positif Bagi Kesehatan Ketika Berpuasa Ramadan
Bagi umat Muslim, puasa Ramadan adalah wajib hukumnya. Umat Muslim yang telah dewasa dan memenuhi syarat-syarat tertentu harus melaksanakannya. Kecuali bagi mereka yang termasuk golongan orang-orang yang tidak wajib berpuasa.

Selain akan mendapatkan pahala, puasa juga punya segudang manfaat untuk tubuhmu lho. Berdasarkan survei situs kesehatan Honestdocs, terdapat manfaat puasa sebagai berikut:

1. Berat badan turun

Sebanyak 43,3 persen responden rupanya merasakan manfaat puasa berupa penurunan berat badan. Mengapa itu terjadi? Karena tubuh akan memakai cadangan lemak yang ada untuk diolah jadi energi. Maka dari itu berat badan bisa berkurang.

2. Gula darah turun

Puasa juga bisa menurunkan gula darah. Sebanyak 24,2 persen responden merasakan hal tersebut. Ini terjadi karena tubuh menggunakan glukosa untuk dijadikan energi. Jadi, kadar gula darah berangsur-angsur akan turun dan normal.

3. Tekanan darah turun

Terdapat 12,7 persen responden merasakan manfaat puasa berupa menurunnya tekanan darah. Semakin normal tekanan darah seseorang, maka akan semakin kecil pula risiko orang tersebut mengalami aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah penyempitan dan penebalan arteri akibat menumpuknya plak pada dinding arteri. Aterosklerosis dapat menimbulkan komplikasi berupa stroke hingga serangan jantung.

Selain manfaat tersebut, ada 19,8 persen responden merasakan manfaat lain puasa. Manfaat itu berupa konsentrasi yang meningkat, melancarkan pencernaan, serta detoksifikasi tubuh.

4. Dapat memperbaiki fungsi otak

Puasa terbukti dapat meningkatkan fungsi otak. Hal ini terjadi karena puasa meningkatkan produksi protein yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF). BDNF ini akan mengaktifkan sel induk otak yang diubah menjadi neuron baru, dan memicu produksi senyawa kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak dari gangguan yang terkait dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

5. Puasa mempercepat metabolisme

Puasa juga memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Hal tersebut berguna bagi metabolisme dalam tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien. Jika pencernaan buruk, maka akan memengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak. Puasa juga dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik. Hal ini akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

6. Memperpanjang usia

Boleh percaya atau tidak, namun ada keyakinan semakin sedikit kamu makan,maka semakin panjang usia. Salah satu penyebab utama penuaan dini adalah metabolisme yang lebih lambat karena terlalu banyak makan. Jadi, semakin sedikit makan, semakin sedikit proses yang dibutuhkan pada sistem pencernaan sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan efisien.
Komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
×
Berita Terbaru 1 Update