Pentingnya Teknologi di Bidang Pendidikan dan Tantangan Guru di Era Revolusi Industri 4.0

pentingnya-teknologi-di-bidang-pendidikan-dan-tantangan-guru-di-era-revolusi-industri-4-0
Photo by: MAS TOSU
Di era revolusi Industri 4.0 diperlukan guru profesional yang mampu berkolaborasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang cepat. Faktanya berdasarkan data Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), hanya 40 persen saja guru nonteknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau guru mata pelajaran normatif/adaptif yang siap dengan teknologi.

Era revolusi industri 4.0 yang berfokus pada penggunaan teknologi, komunikasi dan informasi dalam setiap keberlangsungan kehidupan seseorang menjadikan era ini mewajibkan manusia hidup selalu berdampingan dengan teknologi.

Meningkatnya teknologi di era globalisasi yang serba modern ini bisa kita terapkan pada dunia pendidikan sebagai fasilitas lebih dan serba canggih untuk memperlancar proses pembelajaran yang disampaikan. Disini pentingnya teknologi untuk selalu diikuti perkembangannya.

Penggunaan teknologi terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak karena tampilan yang lebih menarik sehingga akan terhindar dari rasa jenuh selama mengikuti pelajaran. Namun tidak semua sekolah di Indonesia merata dalam hal menggunakan teknologi dalam pendidikan, terutama sekolah-sekolah di daerah terpencil atau sebagian besar sekolah yang masih minim sarana prasarana pendukung, terutama komputer dan internet.

Dampak yang paling serius terhadap revolusi ini adalah guru dituntut menjadi semakin kreatif dan berkualitas yang tinggi dalam mengajar di kelas. Revolusi Industri 4.0 sangat identik dengan lahirnya revolusi belajar memaksa guru harus menguasai keterampilan yang berkaitan dengan teknologi, khususnya internet.

Sesuai dengan Permendiknas nomor 6 tahun 2007 tentang kompetensi guru, dimana seorang guru harus memiliki kompetensi kepribadian, sosial, pedagogis, dan professional. Namun di era sekarang guru diwajibkan bisa semua hal yaitu multitasking dan peka terhadap perkembangan teknologi.

Dahulu dalam pembelajaran di kelas guru dan murid lebih mengandalkan buku-buku pelajaran, modul atau LKS sebagai satu-satunya media ajar utama. Kini metode pembelajaran tersebut sudah “kuno” dengan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi merupakan salah satu solusi dalam membuktikan berkualitasnya suatu kegiatan pembelajaran sesuai dengan revolusi industri 4.0 bahwa pembelajaran sekarang harus memanfaatkan teknologi menjadi sumber belajar.

Berkat bantuan teknologi, kini, kegiatan belajar mengajar enggak cuma harus dilakukan di sekolah, tapi juga bisa dilaksanakan meski terpisah jarak yang cukup jauh. Murid dapat mengakses materi pembelajaran atau mengirimkan tugas melalui gadgetnya masing-masing. Sebagai kilas balik, seperti yang kita ketahui bersama, lima tahun yang lalu saat itu banyak sekali lembaga-lembaga kursus atau bimbel atau les, privat dan apapun itu namanya yang sangat terkenal dan populer tersebar hingga kepelosok daerah. Saat ini dengan perkembangan teknologi di bidang pendidikan, lembaga-lembaga tersebut tidak mampu bertahan akibat gempuran teknologi. Kini anak lebih mudah dalam belajar tambahan (bimbel) dengan memanfaatkan teknologi yang saat ini sedang hits (Ruang Guru, Quipper, Rumah Belajar Kemendikbud).

Namun demikian, menurut Ibu Itje Chodijah, seorang pakar pendidikan mengatakan bahwa peran guru, orang tua, dan sekolah enggak akan tergantikan, terutama dalam pembentukan karakter seseorang. Maka dari itu peran teknologi dimaksudkan sebagai alat untuk membantu proses pembelajaran, membuka akses dan meningkatkan kualitas.

Ayo bersama-sama kita mendorong pendidikan ke arah yang lebih baik, memberikan materi pendidikan berkualitas, dengan teknologi di bidang pendidikan dapat menghubungkan guru dan siswa tanpa harus di kelas, berbagi pengetahuan, secara cepat dan efektif.

Dari paparan artikel ini, dapat kita simpulkan bahwa pentingnya pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan yaitu:

1. Menambah informasi

Manfaat pertama pengunaan teknologi adalah sebagai sarana pendukung bagi siswa dan pendidik untuk mencari informasi yang lebih luas, selain menggunakan sumber dari buku dan media cetak.

2. Meningkatkan kemampuan belajar

Hal ini terjadi karena informasi yang ada di Internet lebih update sehingga siswa bisa dengan mudah mengakses informasi-informasi baru yang diperlukan, di bawah pengawasan guru tentunya.

3. Akses belajar tidak harus di dalam kelas secara fisik

Proses pembelajaran dapat dipermudah dengan adanya teknologi dalam pendidikan. Misalkan guru dapat memberikan materi pembelajaran atau tugas belajar melalui “kelas maya” seperti email, blog, atau learning management system (LMS) sehingga peserta didik dapat dengan mudah mengakses materi dan bisa segera menyelesaikan dan mengumpukan tugas tersebut melalui gadget mereka.

4. Siswa tidak cepat bosan

Penggunaan teknologi di bidang pendidikan dapat membuat peserta didik lebih nyaman dan tidak terkesan jenuh atau monoton. Karena penyampaian informasi melalui teknologi akan terlihat lebih variatif dan modern.

5. Meningkatkan minat belajar

Informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap serta akses yang mudah didapatkan dapat membuat siswa lebih minat dalam melaksanakan pembelajaran.