Tape_Ketan
Tape merupakan salah satu makanan khas masyarakat Indonesia khususnya orang Jawa. Makanan fermentasi ini memiliki berbagai macam jenis seperti tape singkong dan tape ketan yang tak kalah populer dengan tape singkong. Tape ketan pun juga menjadi camilan favorit karena memiliki rasa yang manis dan kuahnya yang segar dan sangat nikmat dicampur dengan minuman es buah.

Kalau pengen mencicipi makanan ini, kamu bisa kok membelinya di pasar tradisional, seperti pusat oleh-oleh Kuningan, pusat oleh-oleh Cirebon, pasar tradisional Indramayu, dan tempat-tempat jajanan tradisional lainnya. Malahan, kalau ada acara syukuran, hajatan, arisan atau mungkin pesta pernikahan di kampung, tape ketan juga dihadirkan sebagai jamuan untuk tamu yang datang. 
Tape_Ketan

Tapi, kalau kamu pengen makan tape ketan tapi malas pergi ketempat yang disebutkan diatas, lebih baik buat sendiri aja tuh.

Berikut ini adalah bahan-bahan, dan cara membuatnya siapa tahu kamu nanti mencoba membuatnya, oh ya tape ketan pun bisa menggunakan ketan putih maupun ketan hitam. Untuk resep kali ini menggunakan bahan ketan putih, tapi jika kamu menggunakan ketan hitam cara membuatnya sama ya.

Bahan Membuat Tape Ketan:
  • 1 kg beras ketan putih
  • 1 butir ragi tape
  • Gula pasir secukupnya
  • Daun pisang untuk membungkus (pincuk) secukupnya
  • Lidi untuk menutup bungkusan daun pisang secukupnya
Cara Membuat Tape Ketan:
  1. Cuci beras ketan sampai bersih, lalu rendam semalaman, keesokan harinya saat akan dimasak, beras perlu ditirisakan hingga kesat.
  2. Kukus beras ketan sampai matang, angkat dinginkan.
  3. Taburi ragi yang sudah dihancurkan dan diayak halus campur sampai benar-benar rata.
  4. Bungkus beras ketan yang sudah dicampur ragi dan gula tadi menggunakan daun pisang. Setiap bungkus jangan lupa diberi gula yang sudah dicairkan jika ingin rasanya lebih manis, sekitar 1/2 sendok makan.
  5. Diamkan tape yang belum jadi tersebut selama kurang lebih 2 hari. Usahakan simpan pada tempat yang tertutup. Jangan terlalu sering membuka dan menutup daun pisang atau mengintip tape ketan. Agar fermentasinya berjalan dengan baik, sebaiknya tape ketan baru boleh dibuka setelah 3 hari 2 malam.
  6. Setelah 3 hari atau jika sudah tercium bau khas tape ketan artinya tape sudah siap dihidangkan.
  7. Tape ketan putih siap disajikan.
Selamat mencoba, ya. Semoga tape ketan yang dihasilkan bisa manis sesuai harapan.

Resep Tape Ketan Yang Manis dan Segar

Tape_Ketan
Tape merupakan salah satu makanan khas masyarakat Indonesia khususnya orang Jawa. Makanan fermentasi ini memiliki berbagai macam jenis seperti tape singkong dan tape ketan yang tak kalah populer dengan tape singkong. Tape ketan pun juga menjadi camilan favorit karena memiliki rasa yang manis dan kuahnya yang segar dan sangat nikmat dicampur dengan minuman es buah.

Kalau pengen mencicipi makanan ini, kamu bisa kok membelinya di pasar tradisional, seperti pusat oleh-oleh Kuningan, pusat oleh-oleh Cirebon, pasar tradisional Indramayu, dan tempat-tempat jajanan tradisional lainnya. Malahan, kalau ada acara syukuran, hajatan, arisan atau mungkin pesta pernikahan di kampung, tape ketan juga dihadirkan sebagai jamuan untuk tamu yang datang. 
Tape_Ketan

Tapi, kalau kamu pengen makan tape ketan tapi malas pergi ketempat yang disebutkan diatas, lebih baik buat sendiri aja tuh.

Berikut ini adalah bahan-bahan, dan cara membuatnya siapa tahu kamu nanti mencoba membuatnya, oh ya tape ketan pun bisa menggunakan ketan putih maupun ketan hitam. Untuk resep kali ini menggunakan bahan ketan putih, tapi jika kamu menggunakan ketan hitam cara membuatnya sama ya.

Bahan Membuat Tape Ketan:
  • 1 kg beras ketan putih
  • 1 butir ragi tape
  • Gula pasir secukupnya
  • Daun pisang untuk membungkus (pincuk) secukupnya
  • Lidi untuk menutup bungkusan daun pisang secukupnya
Cara Membuat Tape Ketan:
  1. Cuci beras ketan sampai bersih, lalu rendam semalaman, keesokan harinya saat akan dimasak, beras perlu ditirisakan hingga kesat.
  2. Kukus beras ketan sampai matang, angkat dinginkan.
  3. Taburi ragi yang sudah dihancurkan dan diayak halus campur sampai benar-benar rata.
  4. Bungkus beras ketan yang sudah dicampur ragi dan gula tadi menggunakan daun pisang. Setiap bungkus jangan lupa diberi gula yang sudah dicairkan jika ingin rasanya lebih manis, sekitar 1/2 sendok makan.
  5. Diamkan tape yang belum jadi tersebut selama kurang lebih 2 hari. Usahakan simpan pada tempat yang tertutup. Jangan terlalu sering membuka dan menutup daun pisang atau mengintip tape ketan. Agar fermentasinya berjalan dengan baik, sebaiknya tape ketan baru boleh dibuka setelah 3 hari 2 malam.
  6. Setelah 3 hari atau jika sudah tercium bau khas tape ketan artinya tape sudah siap dihidangkan.
  7. Tape ketan putih siap disajikan.
Selamat mencoba, ya. Semoga tape ketan yang dihasilkan bisa manis sesuai harapan.

Tidak ada komentar