Punya Masalah Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi, Cobalah 5 Herbal Ini

5-herbal-obat-hipertensi

Selain dikenal bagus untuk medis pemakaian herbal untuk pengobatan juga harus didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter karena beberapa rempah, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat menghasilkan efek samping yang tidak diinginkan atau mengganggu efektivitas obat lain.

Menurut data dari Indonesia Society of Hypertension, satu dari empat orang dewasa di Indonesia memiliki tekanan darah tinggi, yang juga dikenal sebagai hipertensi. Ada banyak cara untuk mengobati hipertensi, termasuk perubahan gaya hidup dan/atau obat-obatan.

Berikut adalah 5 obat darah tinggi herbal yang umum digunakan untuk membantu menurunkan tensi darah Anda.

1. Bawang putih

Bawang putih memiliki kemampuan untuk melemaskan dan melebarkan pembuluh darah berkat kandungan senyawa aktif allicin. Efek ini memungkinkan aliran darah jadi lebih lancar, sehingga pada akhirnya menurunkan tekanan darah. Meski demikian pengurangan tekanan darahnya termasuk kecil, yaitu hanya kurang dari 10 persen.

Anda dapat menambahkan bawang putih segar ke sejumlah resep makanan favorit Anda. Jika rasa bawang putih terlalu kuat untuk Anda, Anda bisa memanggangnya terlebih dulu. Dan jika Anda sama sekali anti makan bawang putih, Anda bisa mendapatkan bawang putih dalam bentuk suplemen obat.

2. Jahe

Jahe dikenal sebagai obat darah tinggi herbal karena dapat membantu mengontrol tekanan darah dengan meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot-otot sekitar pembuluh darah. Anda dapat menambahkan irisan jahe segar ke sejumlah resep sup atau mie favorit Anda. Atau bisa juga menambahkan potongan jahe ke dalam teh hangat untuk selingan waktu ngemil sore.

3. Kayu manis

Kayu manis adalah rempah dapur lain yang dapat menurunkan tensi tekanan darah Anda. Mengonsumsi kayu manis setiap hari telah terbukti menurunkan tekanan darah pada penderita diabetes. Sertakan kayu manis dalam menu makan Anda dengan menaburkan bubuk kayu manis pada sereal sarapan, oatmeal, dan bahkan dalam kopi Anda.

4. Kapulaga

Kapulaga adalah rempah asli India yang biasanya digunakan untuk memasak kari, dan telah dikenal sebagai obat darah tinggi herbal. Sebuah studi menemukan bahwa peserta yang diberikan kapulaga bubuk setiap hari selama beberapa bulan mengalami penurunan drastis pada pembacaan tekanan darah mereka. Anda dapat menyertakan biji kapulaga utuh atau bumbu jadinya ke dalam rendaman ayam ungkep, sup, dan minuman.

5. Cokelat

Beberapa penelitian pada manusia telah menemukan bahwa makan dark chocolate atau atau bubuk cokelat, atau produk kakao yang diperkaya dengan flavanol dapat menurunkan tekanan darah sedikit lebih rendah pada orang dengan hipertensi maupun yang pra-hipertensi.

Cokelat dapat memengaruhi sistem oksida nitrat tubuh yang mengakibatkan pelebaran pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Cokelat juga dapat menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE). Sementara itu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan karena tidak semua orang mengalami efek penurunan tensi yang sama.