Tebing Breksi, Bekas Tambang Yang Kini Jadi Tempat Wisata Yang Fotogenic

tebing-breksi

Keindahan panorama alam Indonesia, memang seolah tak ada habisnya. Terlebih lagi bagi mereka yang berjiwa kreatif dan jeli melihat kesempatan yang ada. Salah satunya wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta ini, yang kini tengah hits bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara yaitu tebing Breksi.

Tebing Breksi adalah tempat wisata alam di Jogja. Sesuai dengan namanya, tempat wisata ini merupakan perbukitan batuan breksi. Tebing batuan breksi yang memiliki corak yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Lokasi Tebing Breksi:

Sebelum menjadi tempat wisata, lokasi Taman Tebing Breksi sebelumnya adalah tempat penambangan batuan alam. Kegiatan penambangan ini dilakukan oleh masyarakat sekitar. Di sekitar lokasi penambangan terdapat tempat-tempat pemotongan batuan hasil penambangan untuk dijadikan bahan dekorasi bangunan.

Tebing Breksi yang lokasinya tidak jauh dari Candi ijo dan puncak bucu piyungan ini, terletak di Desa Sambirejo yang masuk di wilayah Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman (55572).

Sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. Kemudian lokasi penambangan ditetapkan sebagai tempat yang dilindungi dan tidak diperkenankan untuk kegiatan penambangan.

Setelah penutupan aktivitas tambang tersebut, masyarakat mendekorasi lokasi bekas pertambangan ini menjadi tempat wisata yang layak untuk dikunjungi. Tepatnya pada 30 Mei 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X bersamaan peresmian Tlatar Seneng sebagai tempat wisata baru di Jogja.

tebing-breksi

Fasilitas di area Tebing Breksi:

Kalau berbicara soal fasilitas, sebenarnya masih sangat minim sekali objek wisata se-potensial Tebing Breksi ini hanya dibekali fasilitas-fasilitas yang sangat sederhana, hanya terdapat area parkir, tlatar pertunjukan, lokasi off road dan toilet. Sedangkan untuk penginapan serta tempat makan, pengunjung masih harus kembali ke area dekat Candi Prambanan. Berbagai pengembangan dan melengkapinya dengan berbagai fasilitas yang lain, tak menutup kemungkinan dilakukan oleh pihak pengelola kedepannya.

Spot Foto yang Keren:

Berada di kawasan ini memang harus siap-siap memori gadget penuh dan pastikan kondisi baterai kamera full. Karena hampir setiap sudutnya merupakan spot genic. Dengan suguhan pemandangan berupa guratan tebing yang benar-benar tampak indah. Lokasi favorit pengunjung adalah puncak tebing yang sudah tersedia berbagai macam wahana foto, seperti sangkar burung, love dengan pemandangan yang mengesankan, pintu doraemon dan masih banyak lagi yang bisa dijadikan spot foto yang keren. Lebih keren lagi jika menggunakan drone, pengunjung bisa memotret Tebing Breksi dari ketinggian serta membuat video-video singkat yang tentunya hasilnya sangat indah dipandang mata.

Terdapat pula area Tlatar Seneng yang berbentuk lingkaran dengan diameter kurang lebih 15 meter. Tempat ini sangat mengesankan berbentuk seperti panggung. Biasanya tempat ini digunakan sebagai arena untuk pagelaran seni.

tebing-breksi

tebing-breksi

Harga Tiket Masuk

Mulai januari tahun 2019 kawasan ini dikenakan tarif standar yaitu 5 ribu rupiah untuk wisatawan nusantara. Untuk wisatawan mancanegara akan dikenakan tarif 10 ribu rupiah. belum termasuk harga parkir (untuk mobil sebesar 5 ribu rupiah, dan untuk motor sebesar 3 ribu rupiah).