Jelajahi Berbagai Makanan Khas Subang yang Wajib Dicoba!

Temukan 15+ makanan khas Subang yang wajib dicoba! Dari Bubuy Hayam yang legendaris, Nasi Goreng Nanas unik, hingga oleh-oleh Gitrek Singkong. Panduan wisata kuliner Kota Nanas terlengkap!
jelajahi-berbagai-makanan-khas-subang


{getToc} $title={Daftar Isi}

Subang, Lebih dari Sekadar Kota Nanas

Kabupaten Subang, Jawa Barat, sering kali dikenal sebagai kota transit menuju Bandung atau pintu gerbang menuju kawasan wisata Ciater dan Tangkuban Parahu. Namun, bagi para pencinta kuliner, Subang adalah destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Dijuluki sebagai "Kota Nanas" karena produksi nanas madu (Simadu) yang terkenal manis dan berkualitas, Subang menyimpan kekayaan kuliner yang jauh lebih dalam dan beragam dari sekadar buah ikoniknya.

Dari hidangan berat dengan teknik memasak tradisional yang unik, jajanan khas Sunda yang autentik, hingga inovasi kuliner modern berbahan dasar hasil bumi lokal, Subang menawarkan pengalaman bersantap yang kaya akan budaya dan rasa. Artikel ini akan mengajak Anda menjelajahi berbagai makanan khas Subang yang wajib dicoba, mulai dari sajian legendaris yang sudah mendunia hingga camilan oleh-oleh yang patut dibawa pulang.

Kuliner Ikonik dengan Teknik Memasak Unik

Subang memiliki beberapa hidangan dengan proses pengolahan yang tidak biasa dan sarat akan nilai tradisi. Berikut dua ikon kuliner yang harus masuk dalam daftar kunjungan Anda.

1. Bubuy Hayam: Kelezatan yang "Terpendam" dalam Bara Sekam

Jika Anda mencari makanan khas Subang yang paling unik, Bubuy Hayam adalah jawabannya. Dalam bahasa Sunda, bubuy berarti memasak dalam bara sekam, dan hayam berarti ayam. Sesuai namanya, hidangan ini adalah ayam kampung yang dibumbui rempah rempah, dibungkus daun pisang, lalu dikubur dan dimasak dalam bara sekam selama sekitar 6 hingga 7 jam.

Proses pemanggangan lambat ini menghasilkan daging ayam yang luar biasa empuk, lembut, dan bumbu meresap sempurna hingga ke tulang. Bumbu yang digunakan kaya akan rempah khas Sunda seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, cabai, sereh, dan lengkuas, yang dicampur dengan telur ayam kampung sebelum dioleskan ke seluruh bagian ayam.

Salah satu tempat paling terkenal untuk menikmati Bubuy Hayam adalah D'Bubuy Ma Atik, yang terletak di Jalan Kenanga II, Subang. Usaha rumahan ini mewarisi resep turun-temurun dan menjadi primadona, terutama di akhir pekan. Karena proses memasak yang lama dan tempat yang terbatas, disarankan untuk memesan jauh-jauh hari jika Anda ingin menikmati sajian ini.

2. Tutut Sate dan Pepes Tutut: Keberanian Mengeksplorasi Rasa

Bagi Anda yang berjiwa petualang, Subang menawarkan olahan unik dari Tutut atau keong sawah. Makanan ini adalah bukti kreativitas masyarakat setempat dalam mengolah sumber daya alam menjadi hidangan lezat.

Ada dua cara populer untuk menikmati tutut di Subang:
  • Sate Tutut: Tutut yang telah direbus empuk dibalut bumbu halus, ditusuk seperti sate, lalu dibakar. Proses pembakaran memberikan aroma smoky yang khas dan tekstur kenyal yang unik.
  • Pepes Tutut: Tutut dimasak dengan bumbu halus khas Sunda, seperti lengkuas, bawang, cabai, dan daun kemangi, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Rasanya gurih, pedas, dengan aroma rempah yang kuat.

Kedua hidangan ini biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat dan menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin mencicipi kuliner non-mainstream di Subang.

Eksplorasi Rasa: Olahan Nanas Khas Subang

Tidak lengkap rasanya membahas kuliner Subang tanpa menyelami berbagai kreasi berbahan dasar nanas. Sebagai daerah penghasil nanas Simadu terbaik, Subang mengolah buah manis ini menjadi berbagai hidangan inovatif.

1. Nasi Goreng Nanas: Perpaduan Gurih dan Segar

Inovasi kuliner paling populer yang memanfaatkan nanas adalah Nasi Goreng Nanas. Hidangan ini menyajikan perpaduan unik antara rasa gurih dari nasi goreng bumbu rempah dengan potongan nanas Simadu yang manis dan segar. Rasa asam manis dari nanas memberikan sensasi menyegarkan yang sulit ditemukan di daerah lain.

Keunikan lainnya, nasi goreng ini sering disajikan dalam kulit nanas yang telah dikeruk, menjadikannya tampilan yang instagramable dan menambah cita rasa pengalaman bersantap. Hidangan ini wajib dicoba bagi Anda yang ingin menikmati sisi modern dan kreatif dari kuliner Subang.

2. Aneka Oleh-Oleh Manis: Dodol, Keripik, Selai & Cokelat Nanas

Nanas Subang juga diolah menjadi berbagai camilan manis yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Jenis Olahan Deskripsi Keunggulan
Dodol Nanas Camilan legit dan kenyal dengan rasa manis segar khas nanas. Tekstur lembut, rasa berbeda dari dodol biasa.
Keripik Nanas Irisan tipis nanas yang dikeringkan hingga renyah. Ringan, renyah, dan memiliki rasa manis alami.
Selai Nanas Olahan nanas dengan rempah seperti kayu manis dan cengkeh. Isian roti atau kue, cita rasa manis-asam kompleks.
Cokelat Nanas Perpaduan unik antara cokelat dan nanas. Buah tangan modern dan kekinian.
Informasi tambahan: Roti Goreng Isi Selai Nanas Subang mulai populer. Roti brioche lembut digoreng dengan isian selai nanas buatan Subang, menciptakan sensasi "ngawin banget" antara roti premium dan isian buah lokal.

Kuliner Sunda Autentik di Subang

Selain hidangan ikonik, Subang juga kaya akan sajian tradisional Sunda yang menjadi menu sehari-hari dan favorit wisatawan.

1. Sate Maranggi: Cita Rasa Manis Gurih Khas

Meskipun identik dengan Purwakarta, Sate Maranggi di Subang memiliki penggemar dan ciri khas tersendiri. Daging sapi atau kambing dimarinasi dengan bumbu rendaman yang kaya ketumbar dan gula aren, menghasilkan rasa manis dan gurih yang meresap.

Sate ini biasanya disajikan dengan sambal kecap atau sambal tomat pedas, serta lontong atau ketan bakar yang menambah kenikmatan. Warung sate maranggi tersebar di berbagai sudut Subang dan menjadi pilihan utama untuk makan siang atau malam.

2. Nasi Timbel dan Nasi Liwet: Hidangan Komplet Khas Sunda

Dua hidangan nasi ini adalah fondasi kuliner Sunda di Subang.

  • Nasi Timbel: Nasi hangat yang dibungkus daun pisang, memberikan aroma harum dan tekstur yang pulen. Disajikan dengan lauk lengkap seperti ayam goreng, ikan asin, tahu, tempe, sambal, dan lalapan segar.
  • Nasi Liwet: Nasi yang dimasak dengan santan dan rempah, menciptakan rasa gurih yang kaya. Biasanya disajikan dalam suasana "ngaliwet" atau makan bersama di atas daun pisang, mencerminkan nilai kebersamaan.

3. Peuyeum Ciruluk: Tape Ketan dengan Aroma Khas

Peuyeum Ciruluk adalah salah satu oleh-oleh wajib dari Subang. Berbeda dengan peuyeum singkong, peuyeum ini terbuat dari beras ketan (putih atau hitam) yang difermentasi. Keunikannya terletak pada proses pembuatan dan pembungkusannya. Peuyeum ini dibungkus dengan daun muncang atau kemiri, yang memberikan aroma khas dan harum.

Rasanya manis dengan sedikit sentuhan asam yang legit. Anda dapat menemukan peuyeum ini di Desa Ciruluk, yang dijuluki sebagai "Kampung Peuyeum".

4. Oncom Dawuan: Si Hitam Legendaris

Oncom Dawuan adalah jenis oncom premium dari Subang yang terbuat dari kacang tanah berkualitas. Teksturnya lebih padat dan rasanya lebih bersih dibandingkan oncom pada umumnya.

Oncom ini menjadi primadona karena bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti Oncom Goreng renyah untuk camilan, atau Sambal Oncom yang pedas gurih sebagai pelengkap nasi.

5. Gitrek Singkong: Keripik dengan Aroma Kencur

Gitrek Singkong adalah camilan renyah khas Subang yang membedakan dirinya dari keripik singkong biasa. Rahasianya ada pada bumbu khasnya, terutama aroma dan rasa kencur yang kuat, serta bawang putih dan rempah lainnya.

Camilan ini hadir dalam berbagai varian rasa, namun rasa original dengan sentuhan bumbu kencur tetap menjadi favorit. Sangat cocok untuk dinikmati santai atau dijadikan oleh-olah karena tahan lama.

Kuliner dari Pesisir dan Dataran Tinggi Subang

Lanskap Subang yang beragam, dari pesisir utara hingga dataran tinggi selatan, menghasilkan kekayaan kuliner yang berbeda.

1. Gombyang Etong: Kelezatan dari Laut Pamanukan

Di daerah pesisir seperti Pamanukan, Anda akan menemukan Gombyang Ikan Etong. Hidangan ini mirip dengan gulai atau sup kaya rempah dengan kuah santan berwarna kuning. Ikan "Etong" adalah jenis ikan laut dengan daging padat dan gurih. Kuahnya yang hangat dan pedas sangat cocok dinikmati saat cuaca sejuk atau malam hari.

2. Menu di Saung dan Lesehan Tradisional

Untuk pengalaman bersantap yang lebih autentik, kunjungi saung atau lesehan di Subang. Lesehan Cihaur Angsana, misalnya, menyajikan aneka masakan Sunda seperti ikan bakar, ayam goreng, sop jando, dan tongseng dengan suasana pedesaan yang asri.

Area Ciater juga menawarkan resto dengan konsep farm-to-table di tengah kebun teh, di mana Anda bisa menikmati sajian Sunda dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

3. Kopi Lokal Subang: Aroma dari Ketinggian

Wilayah dataran tinggi di selatan Subang tidak hanya menghasilkan teh, tetapi juga kopi berkualitas. Baik robusta maupun arabika, kopi lokal Subang mulai dikenal pecinta kopi karena cita rasanya yang khas. Biji kopi ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh unik bagi pecinta minuman hangat.

Oleh-Oleh Unik Subang: Mengenal Camilan Lainnya

Selain nanas dan gitrek, masih ada banyak oleh-oleh menarik dari Subang yang patut Anda bawa pulang.

  • Abon Jantung Pisang: Inovasi unik yang mengolah jantung pisang menjadi abon gurih dan lezat.
  • Papais Cisaat: Kue basah tradisional berbahan tepung beras dan kelapa parut, dibungkus daun pisang. Rasanya manis-gurih dan cocok diminum dengan kopi atau teh di udara dingin.
  • Opak Ketan dan Rengginang: Camilan tradisional renyah dari beras ketan, dengan varian rasa gurih, bawang, atau pedas.
  • Dodol Singkong: Alternatif dodol selain nanas, dengan tekstur lembut dan rasa manis yang tidak berlebihan.

Tips dan Rekomendasi Tempat Kuliner Subang

Untuk memaksimalkan petualangan kuliner Anda di Subang, perhatikan beberapa tips berikut.

1. Rumah Makan Legendaris:

  • D'Bubuy Ma Atik: Untuk Bubuy Hayam. Pesan jauh hari!
  • Saung Liwet Ambu: Untuk Nasi Liwet dan suasana tradisional.
  • Nasi Timbel Mang Yayan: Tempat populer untuk menikmati nasi timbel.
  • Sate Maranggi H. Maman & Dapur Si Om: Untuk pencinta sate.

2. Pasar Kenangan: 

Jika Anda berkunjung pada akhir pekan (Sabtu malam), jangan lewatkan Pasar Kenangan di Desa Ciasembaru. Pasar ini menghadirkan jajanan tempo dulu dengan suasana nostalgia, ramah lingkungan (tanpa plastik), dan pedagang berbaju tradisional. Tempat ini sempurna untuk mencicipi berbagai kuliner tradisional sekaligus.

3. Waktu Terbaik: 

Sarapan Bubuy Hayam atau Nasi Liwet, nikmati Sate Maranggi untuk makan siang atau malam, dan cari oleh-oleh di toko-toko sepanjang jalan raya.

Subang adalah bukti bahwa sebuah daerah tidak hanya dikenal dari satu ikon saja. Dengan kekayaan bahan baku, warisan budaya Sunda, dan kreativitas masyarakatnya, Subang menawarkan pengalaman kuliner yang lengkap dan tak terlupakan. Selamat menjelajahi rasa!