efek-buruk-jika-kita-malas-sikat-gigi-setelah-makan
Gambar ilustrasi: Thinkstock
Gigi yang sehat tentunya sangat menambah percaya diri kita dalam berpenampilan. Untuk menjaga kesehatan gigi, dianjurkan untuk rutin menyikat gigi setidaknya minimal dua kali sehari.Setelah sarapan atau makan dan sebelum tidur. Namun banyak yang menganggap remeh tentang kebiasaan ini.

Seperti yang disampaikan oleh juru bicara American Dental Association (ADA), Deepinder Sahota, DDS bahwa menyikat gigi pada malam sebelum tidur sangat penting dan memberikan efek yang sangat baik bagi kesehatan gigi serta mulut.

Dikutip dari Huffington Post, Jumat (23/1/2015) dengan menyikat gigi akan mencegah pertumbuhan penumpukan bakteri dalam bentuk plak, yang dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi. Jika pada siang hari Anda menyentuh gigi tepat di garis gusi maka Anda akan menemukan sesuatu yang lengket dan itulah plak. Plak tersebut menumpuk seiring aktivitas makan dan minum yang Anda lakukan sepanjang hari.

Nah, dengan menyikat gigi secara teratur ini dapat 'mengusir' bakteri dan plak tersebut sehingga tidak menumpuk. Jika Anda lupa menyikat gigi sebelum tidur dan membiarkan olak tersebut menumpuk semalaman, maka bakteri tersebut akan menyerang gigi Anda.

Sementara itu, menyikat gigi yang benar menurut Dekan FKG UI, Dr drg Yosi Kusuma Eriwati, MSi, tak melulu mengenai frekuensinya yang sering, tapi lebih kepada teknik menyikat dan waktunya. Menurut drg Yosi, penting untuk mengubah kebiasaan menyikat gigi menjadi pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.


Sehabis makan, yang penting itu sisa makanan harus hilang dengan cara menyikat gigi. Jeda waktu antara makan pagi dan makan siang kan cukup lama, yang memungkinkan kalau ada sisa makanan bisa memungkinkan terjadi aktivitas bakteri lebih banyak.

Itulah efek buruk kalau kita malas menyikat gigi sehabis makan. Semoga bermanfaat
Pengen Langganan Berita?

Mangga batur lan sedulur sing pengen langganan berita, ketik Nami lan Email sampean teng andap niki